MATTANEWS.CO, SULBAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju, berhasil menurunkan angka penderita stunting dari 30,3 persen menjadi 25,1 persen.
Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mengungkapkan, capaian itu berkat kerja sama semua komponen pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga pusat.
“Dan tiap bulan kita ada program kalau bulan lalu ada grebek stunting, mulai dari pemerintah desa, kelurahan, kecamatan sampai kabupaten sama-sama turun mengintervensi itu,” kata Sutinah usai mengikuti Lokakarya strategi percepatan penurunan Stunting di Gedung PKK Sulbar, Senin (10/10/2022).
Tak sampai disitu, kolaborasi dengan berbagai pihak juga dilakukan, salah satunya dengan TNI dengan program Bapak Asuh stunting.
“Bekerjasama dengan TNI bagaimana angka stunting bisa menurun,” jelasnya.
Sutinah mengatakan, kunci utama sehingga Mamuju mampu menurunkan angka stunting yang cukup signifikan ialah kolaborasi baik dengan berbagai pihak.
“Dengan kolaborasi insyaallah kita optimis 2024 turun ke 14 persen,” pungkasnya.
Diketahui Lokakarya yang dilaksanakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sulbar sebagai tindak lanjut kerjasama Pemprov Sulbar dan Jawa Tengah yang dihadiri langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Paranowo.
Pada kegiatan tersebut turut dihadiri para Bupati /Wakil Bupati se-Sulbar, Ketua DPRD Sulbar , Kapolda Sulbar , Sekprov Sulbar, Ketua TP PKK Jateng, Atikoh Ganjar Pranowo, pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Pemprov Jawa Tengah. (*)














