Bupati Sergai Ikut Daring Pembekalan Kepemimpinan dari Kemendagri

MATTANEWS.CO, SERGAI – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya, mengikuti kegiatan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri secara Daring bertempat di ruang kerja Bupati Sergai, Komplek Kantor Bupati, kecamatan Sei Rampah, Senin (7/6/2021).

Kegiatan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri secara Daring tersebut dipandu langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Bacaan Lainnya

Diikuti 270 kepala daerah khususnya kepada kepala daerah kabupaten/kota hasil Pilkada serentak tahun 2020 lalu.

Bupati Sergai H.Darma Wijaya menyebut, kegiatan ini akan dilaksanakan dalam dua fase, yaitu secara virtual selama lima hari mulai tanggal 7 sampai 11 Juni.

“Fase tatap muka dilaksanakan selama tiga hari, 29 Juni sampai 1 Juli mendatang,” jelas Darma.

Selain itu, Kegiatan ini dibagi kedalam dua gelombang, Pada gelombang pertama yang hari ini ia ikuti, diperuntukkan bagi kepala daerah yang berstatus petahana. Mengingat di periode sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Bupati

Nanti, pada gelombang kedua untuk kepala daerah yang baru menjalankan periode pertamanya.

Selama pelatihan yang dilakukannya ini, juga akan dilakukan penyusunan rencana aksi, di mana penyusunan rencana aksi akan dilaksanakan di bawah bimbingan coaching yang ditunjuk panitia pelatihan

“Mendagri menyampaikan pentingnya pengetahuan dan penguasaan kemampuan seorang kepala daerah,” kata Darma wijaya

“Pak Menteri tadi menyebut kegiatan pelatihan kepemimpinan pemerintahan daerah ini diharapkan bisa dijadikan sebagai momentum untuk introspeksi terhadap kepemimpinan selama ini,” ujarnya

Selain itu beliau juga menekankan 5 prioritas pembangunan nasional tahun 2019-2024 yaitu pembangunan SDM, melanjutkan pembangunan infrastruktur, menyederhanakan regulasi, reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi

“Jika seluruh prioritas tersebut dijalankan berarti selaras dengan visi Sergai yang saya dan Wakil Bupati H. Adlin Tambunan usung, yaitu Sergai Maju Terus: Mandiri, Sejahtera dan Religius,” imbuhnya.

Di kesempatan itu juga Mendagri menyampaikan percepatan pemulihan ekonomi lewat belanja pemerintahan

“Jika uang tidak beredar, maka akan berpengaruh kepada perekonomian yang juga tidak berjalan. Belanja dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah namun tetap memprioritaskan belanja modal yang betul-betul untuk kegiatan masyarakat,” pungkasnya.(*)

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait