MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan sidak terhadap sejumlah proyek betonisasi di wilayah Waru, Sidoarjo, Sabtu (15/11/2025). Tinjauan pertama dilakukan di Jalan Kureksari–Kepuhkiriman, di mana ia menemukan beberapa catatan penting, termasuk bangunan warga yang belum memiliki kelengkapan surat. Bupati menegaskan bahwa Dinas PU Bina Marga dan SDA bersama BPN akan segera menindaklanjuti serta mengawal proses penyelesaiannya.
Dalam tinjauannya, Subandi juga menyoroti pentingnya pembersihan material galian agar tidak mengganggu aktivitas kawasan industri di sekitar proyek. Ia memastikan progres pengerjaan masih sesuai target dengan sisa waktu 40 hari, meski di beberapa titik lain ditemukan deviasi signifikan.
Di Jalan Kedungrejo–Wadungasri, deviasi mencapai -18%, sehingga Bupati meminta penambahan shift dan lembur agar proyek dapat tercapai tepat waktu. Kondisi serupa juga diamati di Tambak Sumur dan Tambakrejo. Di Tambakrejo, Bupati memberi perhatian khusus pada kualitas beton setelah menemukan bagian tepi yang rusak, padahal menggunakan spesifikasi K-450. Hal ini menjadi evaluasi bagi pelaksana untuk menjaga mutu sesuai standar.
“Ini mestinya tidak boleh. Alasan apa pun tidak bisa dibenarkan. Beton K-450 bahasane wong Jowo wis gompel. Ini sebagai koreksi bagi pelaksana agar kualitas tetap terjaga,” tegasnya.
Meski demikian, beberapa titik proyek justru menunjukkan progres positif. Di Tambakrejo, realisasi mencapai 48% dari target 22%, menunjukkan surplus 26% dan dinilai berjalan baik dari sisi waktu.
Subandi menegaskan bahwa pengawasan merupakan kunci keberhasilan pembangunan. Ia meminta Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo serta pengawas lapangan memastikan setiap detail pekerjaan—mulai kualitas beton, lebar jalan, hingga pembersihan—sesuai spesifikasi RAB. Dengan pengawasan yang ketat, ia optimistis kualitas pembangunan dapat terjaga dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Pengawasan ini penting. Kualitas bagus atau tidak tergantung pengawasnya. Kalau lebarnya lima meter, harus dicek lima meter. Kalau empat meter, dicek empat meter. Pembersihan juga harus sesuai RAB. Kalau pengawasan bagus, kualitas pasti bagus,” tutupnya.














