MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., memprioritaskan 5 program pembangunan nasional yang merupakan kebijakan dari pemerintah pusat yang harus dilaksanakan oleh daerah.
Hal ini diungkapkan pada insan media usai rapat konsultasi publik terkait rancangan awal Rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) di ruang rapat Prajamukti Pemerintah kabupaten Tulungagung, Kamis (27/1/2022).
“Jadi begini, yang menjadi progres kedepan tetap prioritaskan 5 program pembangunan nasional,” kata Bupati Maryoto didampingi Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E.,
Bupati Maryoto menambahkan, forum konsultasi publik tersebut terkait RKPD sebagai mempersiapkan penyusunan anggaran pada tahun 2023.
Dimana, nanti RKPD itu untuk menentukan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).
“Tentu saja, nantinya dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), dengan catatan sudah ada KUA dan PPAS tersebut untuk memverifikasi terhadap program-program,” tambahnya.
“Iya benar, bisa dikatakan pra Musrenbang yang diawali dari Desa langsung Kecamatan selanjutnya pada Kabupaten untuk kita tetapkan menjadi RKPD, tentunya akan dibahas untuk persiapan anggaran tahun 2023,” imbuhnya.
Yang menjadi progres kedepan, lebih lanjut Maryoto menjelaskan, tetap memprioritaskan lima program yang dimana menjadi prioritas nasional.
“Kelima prioritas tersebut antara lain Peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, masalah birokratisasi dan regulasi, transformasi ekonomi dengan penekanan pengentasan kemiskinan, dan pemberian satu kelonggaran untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),” terangnya.
Lebih dalam Maryoto memaparkan, pihaknya menyadari dalam menentukan sebuah target disitu ada suatu tantangan, terlebih dalam masa pandemi Covid-19.
“Dalam tahun 2021 kemarin ada beberapa catatan yang mempengaruhi target kita. Selain masalah Covid-19, masih ada banyak dalam aspek holistik yang menyeluruh, hal itu sangat berpengaruh,” paparnya.
“Pada intinya, selain memprioritaskan kelima program pembangunan tersebut, kita anggarkan untuk penanganan Covid-19,” tandasnya.














