BERITA TERKINI

Bupati Tulungagung Resmi Buka Grebek Maulud Agung dan Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Golok 2025 di Serambi Masjid Al Mimbar 

×

Bupati Tulungagung Resmi Buka Grebek Maulud Agung dan Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Golok 2025 di Serambi Masjid Al Mimbar 

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG- Malam yang penuh makna mewarnai Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jumat (5/9/2025). Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi membuka Grebek Maulud Agung dan Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Golok Tahun 2025 yang digelar di serambi Masjid Al Mimbar, Desa Majan.

Acara adat dan religi yang telah menjadi agenda tahunan ini bukan hanya menjadi ajang ritual spiritual, tetapi juga simbol pelestarian budaya dan sejarah sekaligus memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, saya nyatakan Grebek Maulud Agung dan Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Golok Tahun 2025 resmi dimulai,” tegas Bupati Gatut Sunu kerap disapa dalam sambutannya yang disambut meriah oleh masyarakat.

Tradisi Bernilai Religius dan Sejarah

Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai sejarah ini. Grebek Maulud Agung menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat pusaka bersejarah Kanjeng Kyai Golok yang menjadi simbol kejayaan masa lalu Tulungagung.

Ia menekankan pentingnya melestarikan tradisi dan keragaman budaya Indonesia.

“Keragaman ini yang membuat Indonesia kuat, jaya, dan indah di mata dunia. Karena itu, mari kita jaga dan lestarikan warisan sejarah dan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa,” ujarnya.

Bupati Gatut Sunu menambahkan ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan acara ini sebagai wadah memperkuat rasa kebangsaan, memahami sejarah berdirinya tanah adat Perdikan Majan, dan meneruskan pesan moral yang terkandung dalam setiap rangkaian tradisi.

Antusiasme Masyarakat

Ratusan warga memadati area Masjid Al Mimbar sejak sore hari untuk menyaksikan prosesi jamasan atau pembersihan pusaka Kanjeng Kyai Golok yang dipercaya memiliki nilai spiritual tinggi. Kehadiran tokoh adat, jajaran Forkopimcam, hingga keluarga besar Raden Khasan Mimbar menambah khidmat suasana acara.

Grebek Maulud Agung sendiri rutin digelar setiap tahun dan menjadi salah satu ikon budaya Tulungagung yang dinanti masyarakat maupun wisatawan.

Lebih lanjut, Bupati Gatut Sunu menjelaskan dengan pembukaan resmi ini, rangkaian acara Grebek Maulud Agung dan Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Golok 2025 siap digelar selama beberapa hari ke depan. Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga wahana memperkokoh persatuan dan kebersamaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Tradisi ini bukan sekadar ritual, tetapi warisan yang harus kita jaga demi generasi yang akan datang,” tutup Bupati Gatut Sunu dengan penuh keyakinan.