MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Pemerintah Kabupaten Tulungagung tancap gas memperkuat modernisasi sektor pertanian. Ratusan kelompok tani di berbagai kecamatan menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dan benih padi dalam jumlah besar pada acara resmi di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (26/11/2025) sore.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., didampingi Wakil Bupati H. Ahmad Baharudin, S.M., serta Kepala Dinas Pertanian, Drs. Suyanto, M.Si., dan sejumlah pejabat daerah serta tokoh pertanian.
“Bantuan ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menghadirkan pertanian yang modern, produktif, dan berdaya saing. Ini apresiasi atas kerja keras para petani kita,” tegas Gatut Sunu dalam sambutan resminya.
Bantuan Alsintan dan Benih Padi Mengalir ke Puluhan Kelompok Tani
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Tulungagung bersama Kementerian Pertanian RI menyalurkan berbagai alat pertanian serta benih padi, antara lain:
Dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia
I. Alsintan berupa Tractor Roda Crawler: 1 unit, Handtractor Singkal: 2 unit, Pompa Air: 61 unit ke 61 kelompok tani di berbagai kecamatan, Transplanter: 7 unit, Handsprayer: 60 unit untuk 12 kelompok tani, serta Combine Harvester: 1 unit.
II. Benih Padi Varietas Inpari 32 Total 44.950 kg untuk distribusi ke kelompok tani penerima.
Dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk alsintan berupa Handtractor Rotary: 9 unit, Kendaraan Roda Tiga: 8 unit. Seluruh bantuan tersebut didistribusikan kepada Gapoktan dan kelompok tani yang tersebar di wilayah Kalidawir, Rejotangan, Ngunut, Boyolangu, Gondang, Campurdarat, Sumbergempol, Kauman, hingga Pakel.
Bupati Tegaskan Pengawasan dan Pemanfaatan Maksimal
Dalam arahannya, Bupati Gatut Sunu menegaskan bahwa bantuan ini harus digunakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat gotong royong.
“Gunakan alat ini secara bersama, manfaatkan untuk meringankan pekerjaan dan meningkatkan produktivitas. Kalau petaninya tangguh, pertanian kita akan kuat dan berdaulat pangan,” ujarnya.
Ia juga memerintahkan Dinas Pertanian untuk melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan alsintan agar benar-benar terawat dan tidak mangkrak. “Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” penyerahan seluruh bantuan tersebut untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para petani,” terangnya.
Penyaluran alsintan dan benih padi ini menjadi bukti kuat bahwa Tulungagung bergerak serius memperkuat ketahanan pangan daerah. Pemerintah hadir, petani bangkit, dan pertanian terus melaju menuju era yang lebih modern. Tulungagung tidak hanya mengandalkan tradisi tetapi menatap masa depan dengan teknologi dan ketangguhan.














