MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Pemerintah Pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) memberikan penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) Tahun 2021 kepada Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (12/8/2021).
Saat dijumpai awak media, Kepala BKKBN Pusat Dr.(HC) dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) mengatakan penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan capaian yang baik dalam bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Tulungagung.
“Penyematan tanda penghargaan ini atas keberhasilan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana Tahun 2021,” kata Hasto.
Ia menambahkan, selain menyerahkan penghargaan kepada Bupati Tulungagung, kedatangannya sekaligus mensosialisasikan terkait vaksin kepada ibu hamil.
“Kunjungannya ini sekaligus sebagai silaturahmi ke beberapa Pemerintah kabupaten salah satunya di Tulungagung,” tambah Mantan Bupati Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Jadi begini, dalam sosialisasi vaksin kepada ibu hamil ini akan melibatkan warga, dan Bidan desa dinilai capaiannya lebih cepat dan titik-titiknya terbagi lebih luas,” imbuhnya.
Adapun tujuannya lebih lanjut Hasto menjelaskan agar pelayanan KB tetap berjalan walaupun Pandemi Covid-19 melanda.
“Sebagai antisipasi tidak terjadi banyak kehamilan tidak sesuai program, tapi kami percaya Kabupaten Tulungagung dapat melaksanakan hal tersebut,” terangnya.
Kepala BKKBN Pusat ini memaparkan beberapa indikator Bupati Tulungagung layak menerima penghargaan tersebut.
“Total Fertility Rate jauh diatas rata-rata Nasional (angka Nasional 2,45 red.) sedangkan di Tulungagung angka 2,0 sekian,” papar Hasto.
“Laju Pertumbuhan penduduk disini jauh dibawah 1,25 merupakan hal yang luar biasa,” sambungnya.
Selain itu, kata Hasto pendataan keluarga di masa Pandemi dengan stategi door to door (dari pintu ke pintu red.) pada Juni lalu terbilang sukses 100 persen dibanding untuk Kabupaten lainnya.
“Kader disini luar biasa, selain itu masih ada 3 Kabupaten di wilayah Jawa Timur yang sukses pendataan, kalau di Jawa Barat ada Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.
“Dengan angka 2,02 ini Tulungagung merupakan salah satu kabupaten yang telah melampaui target Nasional 2,1 untuk Tahun 2024,” tukasnya.
Sementara itu, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo mengucapkan syukur dan terima kasih atas penghargaan diberikan langsung oleh Kepala BKKBN Pusat atas capaian yang baik dalam bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana tahun 2021.
“Alhamdulilah dengan penyematan tanda penghargaan oleh BKKBN Pusat,” kata Maryoto.
Maryoto menambahkan, namanya pembangunan kependudukan dan keluarga berencana selayaknya adanya penataan sedemikian rupa.
“Keluarga itu membentuk suatu generasi yang akan datang agar lebih bagus makanya diperlukan penataan, persiapan dan strategi sebelum melangsungkan bahtera rumah tangga (pernikahan red.),” tambahnya.
Ia menjelaskan, kampung tangguh KB yang ada di Tulungagung secara keseluruhan sudah diadakan dan sudah kita instruksikan.
“Namun demikian, yang sudah ada aktivitas sudah representatif baru ada 39,” terangnya.
Bupati Tulungagung memaparkan kunci dalam mengendalikan angka kelahiran adalah sinergitas semua unsur elemen dan stakeholder.
“Yang jelas semua elemen bergerak baik petugas dan stakeholder saling bekerja sama, sedangkan peranan penting itu tidak bisa dengan mengandalkan jumlah petugas terbatas,” papar Maryoto.
“Peran petugas dilapangan baik Bidan Desa, Kepala Desa maupun Camat sangat penting sekali. Semua keluarga yang terencana dengan baik akan lebih terkendali dan berkembang,” sambungnya.














