BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

Cegah Ancaman Longsor, DPUBM Kabupaten Malang Bangun TPT di Sidodadi

×

Cegah Ancaman Longsor, DPUBM Kabupaten Malang Bangun TPT di Sidodadi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memperkuat langkah mitigasi bencana di wilayah rawan longsor. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM), pemerintah daerah membangun tembok penahan tanah (TPT) di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan.

Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya preventif untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mengurangi risiko longsor, terutama saat curah hujan meningkat pada musim penghujan.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan pembangunan TPT dilakukan sebagai bentuk penanganan infrastruktur yang mempertimbangkan kondisi dan karakteristik wilayah.

“Pembangunan TPT ini merupakan salah satu bentuk penanganan infrastruktur untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mengantisipasi potensi longsor. Harapannya, keberadaan infrastruktur ini dapat memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Khairul, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, karakter geografis Kabupaten Malang yang beragam membuat penanganan infrastruktur harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah. Karena itu, DPUBM menempatkan penguatan infrastruktur pada kawasan rawan sebagai bagian dari prioritas penanganan.

“Setiap lokasi memiliki karakteristik dan kebutuhan penanganan yang berbeda. Karena itu, kami melakukan penanganan berdasarkan kondisi lapangan dan skala prioritas, khususnya pada titik yang membutuhkan penguatan struktur tanah,” jelasnya.

Khairul menegaskan, pembangunan TPT tidak hanya berorientasi pada penanganan kerusakan, tetapi juga menjadi langkah pencegahan guna meminimalkan dampak yang dapat ditimbulkan akibat pergerakan tanah.

“Prinsipnya, kami ingin infrastruktur yang dibangun memiliki fungsi perlindungan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Upaya pencegahan penting dilakukan agar potensi gangguan akibat kondisi tanah maupun cuaca dapat diminimalkan,” tegasnya.

Selain pembangunan TPT, DPUBM Kabupaten Malang terus melakukan pemetaan terhadap kebutuhan infrastruktur di berbagai wilayah. Penanganan diarahkan pada titik-titik yang dinilai memiliki tingkat kerawanan dan membutuhkan intervensi infrastruktur.

“Kami akan terus melakukan penanganan secara bertahap sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran yang tersedia. Harapannya, infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat,” tambah Khairul.

Pembangunan TPT tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Sidodadi. Kepala Desa Sidodadi, Soelan, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Malang, khususnya DPUBM, atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya Dinas PUBM, yang telah membangun tembok penahan tanah di wilayah Desa Sidodadi,” kata Soelan.

Ia menyebut keberadaan TPT memiliki arti penting bagi masyarakat lantaran lokasi tersebut berpotensi mengalami longsor ketika diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Dengan adanya bangunan penahan tanah, warga berharap tingkat keamanan kawasan dapat semakin terjaga.

“Wilayah ini memang rawan longsor ketika musim hujan. Alhamdulillah, sekarang sudah dibangun tembok penahan tanah. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini bisa memberikan manfaat dan keamanan bagi masyarakat,” ujarnya.

Soelan juga berharap pembangunan infrastruktur di Desa Sidodadi dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah kebutuhan infrastruktur yang perlu ditangani secara bertahap sesuai tingkat urgensi dan kemampuan pemerintah.

“Kami berharap ke depan ada pembangunan infrastruktur lainnya yang bisa dilanjutkan di wilayah Desa Sidodadi, sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tuturnya.

Apresiasi serupa disampaikan warga setempat, Mahmudi. Ia menilai pembangunan TPT memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi kekhawatiran terhadap potensi longsor saat musim penghujan.

“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan ini. Matur suwon kepada Pemerintah Kabupaten Malang. Semoga ke depan pembangunan di Kabupaten Malang, terutama pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, semakin baik,” kata Mahmudi.

Dengan hadirnya TPT, kawasan yang sebelumnya memiliki potensi pergerakan tanah diharapkan menjadi lebih terlindungi. Infrastruktur tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan warga dan memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan, terutama ketika memasuki periode dengan curah hujan tinggi.

Penulis: M Solikin
Editor: Selfy