BERITA TERKINI

Ciptakan Tulungagung Bersih Narkoba, Sudirman: Role Model 3 Desa Bersinar 2022

×

Ciptakan Tulungagung Bersih Narkoba, Sudirman: Role Model 3 Desa Bersinar 2022

Sebarkan artikel ini
Kepala BNNK Tulungagung AKBP Sudirman, M.Sc., (Baju Hitam) usai rapat koordinasi bersama stakeholder terkait di Ballroom Front One Hotel setempat, Senin (31/1) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung AKBP Sudirman, M.Sc., menyampaikan ada tiga Desa sebagai role model Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di tahun 2022.

Hal ini, disampaikan usai Rapat koordinasi dalam rangka pelaksanaan advokasi program ketahanan keluarga anti narkoba berbasis sumber daya pembangunan desa bertempat di Front One Hotel setempat, Senin (31/1/2022).

“Jadi begini, konsentrasi BNN tahun 2022 ini menunjuk tiga desa sebagai role model Desa Bersinar sebagai upaya ciptakan Tulungagung Bersih Narkoba,” kata AKBP Sudirman dalam keterangannya.

AKBP Sudirman menambahkan, desa bersinar sebenarnya sebagai upaya melakukan pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di Desa, yang nantinya dikelola secara mandiri oleh Pemerintah Desa (Pemdes) bersama dengan masyarakat setempat.

“Iya benar, tahun 2022 ada 3 Desa yang kita tunjuk yaitu Desa Ngrendeng Kecamatan Gondang, Desa Balerejo Kecamatan Kauman, dan Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu,” tambahnya.

Lebih lanjut Sudirman menjelaskan, rapat koordinasi dengan mengundang beberapa stakeholder tingkat kecamatan sampai desa dengan harapan bisa satu sinergi, satu visi mengenai pembentukan Desa Bersinar tersebut.

Menurut dia, kehadiran para stakeholder terkait dalam menyamakan persepsi dalam membentuk Desa Bersinar merupakan hal sangat penting.

“Alhamdulilah, rakor tadi semua aparatur dari 3 kecamatan hadir baik Pak Camat atau yang mewakili, Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas berharap bisa satu sinergi, satu visi mengenai Desa Bersinar yang akan kita bentuk,” terangnya.

Selain itu, lebih dalam Sudirman memaparkan, pihaknya memprioritaskan memberikan edukasi terhadap bahaya ancaman narkoba pada keluarga. Ia memandang untuk keluarga yang harmonis otomatis akan terlindungi.

Demikian sebaliknya untuk keluarga broken maka sangat rentan terhadap bahaya ancaman penyalahgunaan narkoba.

“Kita hadir dengan diberikan edukasi secara dini kepada generasi muda, anak-anak sekolah pentingnya mewaspadai bahaya narkoba, hal ini konsen kita,” paparnya.

“Pada intinya, kita inginkan idealnya Tulungagung itu bersih dari penyalahgunaan narkoba terutama bagi pemakai dan peredarannya. Bersinergi dengan kepolisian dan stakeholder terkait mari kita bersama memberantasnya,” tukasnya.