POLITIK

Coffe Morning, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau Katakan Ini  

×

Coffe Morning, Kepala Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau Katakan Ini  

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Kantor Imigrasi Kelas III TPI Putussibau menggelar giat coffee morning yang diadakan di Rainbow Cafe Putussibau dalam rangka optimalisasi pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Kegiatan ini dihadiri oleh instansi vertikal terkait dan jajaran forkopimda yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kabupaten Kapuas Hulu.

Di awal kegiatan, Kepala Kantor Imigrasi Putussibau, M Ali Hanafi menyampaikan, tentang pentingnya kerjasama antar anggota timpora dalam rangka pengawasan orang asing terutama di wilayah Kapuas Hulu yang merupakan salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Imigrasi Putussibau memiliki wilayah kerja yang sangat luas, dalam melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan keimigrasian. Kami membutuhkan koordinasi dan kerjasama dari anggota Timpora dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Kecamatan agar pengawasan terhadap orang asing dapat berjalan dengan baik dan maksimal” jelas Hanafi.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Rio Sadewo selaku Kasubsi Teknologi Informasi, Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Putussibau. Dalam paparannya, Rio menerangkan semenjak PLBN Badau dibuka, telah terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap pelintas yang melewati PLBN Badau , begitu juga dengan permohonan paspor pada Kanim Putussibau.

Selain menjelaskan statistik perlintasan, pada kesempatan ini dijelaskan pula tentang Keberadaan WNA yang berada di wilayah kerja Kanim Putussibau beserta SOP Keimigrasian tentang keluar masuknya WNI dan WNA di Tempat Pemeriksaan Imigrasi.

“WNA yang terdata pada Kanim Putussibau sebagian besar adalah misionaris yang sudah memiliki ITAS dan ITAP. Kami juga telah melakukan pengawasan langsung ke lapangan terkait kegiatan misionaris tersebut” terang Rio.

Diketahui semenjak perlintasan kembali normal, banyak WNA yang datang untuk berwisata di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Terkait WNA yang datang untuk wisata, kami tentunya membutuhkan kerjasama dari anggota Timpora untuk mengawasi kegiatan WNA tersebut, karena mengingat wilayah Kapuas Hulu yang sangat luas. Jika ada WNA yang terbukti melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan ijin tinggalnya, segera laporkan ke kami melalui media grup WhatsApp Timpora untuk segera kami tindaklanjuti” tambah Rio dalam paparannya.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, kedepannya diharapkan agar terjalin koordinasi dan kerjasama yang solid dan baik bersama anggota Timpora sehingga dapat menunjang kegiatan pengawasan orang asing demi menjaga kedaulatan NKRI.