MATTANEWS.CO, OKU Selatan – Faktor Alam mengakibatkan bronjong penahan bibir sungai mengalami kerusakan, dampak dari tingginya intensitas hujan sehingga meningkatnya volume atau debit air dan kondisi tanah yang labil ikut tergerus arus air sungai.
Menanggapi hal ini, pihak kontraktor (CV) dan Dinas Terkait melakukan tindakan cepat, memperbaiki bronjong penahan sungai yang masih dalam tahap masa perawatan selama 6 bulan. Berlokasi di Desa Galang Tinggi Kecamatan Memakai ilir, Kabupaten Oku selatan.
Kondisi Bronjong Mengalami penurunan dan bergelombang murni disebabkan oleh kondisi alam. Dimana beberapa waktu yang lalu sempat heboh, menjadi topik perbincangan ditengah masyarakat sekitar dan pemberitaan diberbagai media online dan cetak yang ada.
Menurut penuturan masyarakat sekitar lokasi tersebut, kami sebagai masyarakat sangat terbantu dengan kembali diperbaikinya bronjong dan juga terima kasih kepada pihak pemborong sudah merespon. Jika melihat apa yang terjadi amblesnya bronjong, kondisi tanah disekitar sangat labil dan rawan longsor.
Dikesempatan yang sama saat meninjau lokasi, kami awak media menemui salah satu pekerja sebagai pengawas proyek. Sebut saja (Af) dirinya menyampaikan, terkait pembangunan bronjong masih menjadi tanggung jawab sebagai pihak kontraktor. Apapun kendala jika terjadi kerusakan selama masa perawatan tersebut.
“sebagai pekerja dilapangan dalam pembangunan proyek dengan resiko dalam bekerja, semua bisa terjadi baik buruknya. tanggung jawab adalah beban yang harus tetap dilakukan dalam keadaan apapun dengan maksimal.” ungkapnya santai.
Terkait perbaikan bronjong yang sedang dikerjakan dirinya menegaskan, akan berusaha maksimal membuat pondasi dibawah sebaik mungkin, supaya lebih tahan dari hempasan air ketika debit arus meningkat.














