MATTANEWS.CO, CIAMIS – Berbicara tentang pesona alam di Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) sepertinya tidak ada habisnya untuk dibahas. Sebutan lain dari Kabupaten yang dengan slogan Tatar Galuh Parahyangan ini memang memiliki alam yang subur, asri dan nyaman.
Beberapa keindahan alam itu diantaranya adalah Curug. Mungkin sudah tak asing lagi mendengar kata curug, curug itu merupakan bahasa sunda yang artinya air terjun. Air terjun atau biasa disebut dengan curug adalah sebuah keindahan alam yang diciptakan oleh Yang Maha Pencipta. Curug adalah formasi geologi berasal dari arus air yang mengalir melewati suatu formasi bebatuan yang mengalami erosi dan jatuh ke bawah berasal dari ketinggian. Beberapa curug terbentuk di lingkungan pegunungan di mana erosi sering terjadi.
Salah satu keindahan alam Ciamis terkait Curug adalah Curug Gumawang. Curug ini terletak di Desa banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Curug ini dapat ditempuh dengan perjalanan 1.5 jam dari pusat Kabupaten Ciamis.
Berawal dari fungsi utama Curug ini yang sekedar dimanfaatkan masyarakat untuk mengairi pesawahan, hingga suatu saat terlihat potensi di sektor lain, akhirnya Curug eksotis yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter ini dikelola oleh masyarakat untuk destinasi wisata.
Untuk menikmati Curug yang indah ini, jarak yang harus kita tempuh dari jalan desa adalah sekitar 300 meter. Cukup melelahkan namun seketika sampai di Curug itu, rasa lelah akan terbayar dengan rasa takjub oleh panorama yang indah.
Di Curug Gumawang Banjaranyar ini, kita dapat berkumpul dengan keluarga menikmati keindahan alam dengan berbekal sajian makanan khas dan dimakan bersama. Selain itu, Curug ini pun terbilang cukup aman apabila anak kecil bermain di dalam air. Tak ketinggalan pula, karena Panorama area Curug yang sangat indah, Curug Gumawang cocok untuk mengabadikan momen dengan berfoto di beberapa spot yang kita pilih. Di sudut manapun akan terlihat bagus hasilnya. Pasalnya, jatuhan air dari Curug Gumawang semakin melengkapi indahnya jepretan yang dihasilkan.
Meskipun dalam kondisi pandemi, setiap hari pengunjung nampak berdatangan silih berganti, apalagi saat menjelang weekend. Namun para pengunjung tetap harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan, serta menjaga jarak aman.
Untuk tarif sendiri, Curug Gumawang belum memungut retribusi ataupun tiket. Lantaran, tempat ini merupakan tempat wisata baru, jadi para wisatawan tidak perlu membayar. Hanya cukup membayar uang parkir agar kendaraan yang kita bawa ada yang mengamankan.
Salahsatu pengunjung lokal asal Ciamis Ninda yang mengaku baru pertama kali datang ke Curug Gumawang mengatakan bahwa Curug Gumawang tak kalah dengan Curug Tujuh yang ada di Kecamatan Panjalu.
“Pertama kali kesini saya langsung menyukai tempat ini. Namun sepertinya perlu dikembangkan lagi supaya lebih tertata dan promosi harua digencarkan,” katanya kepada Mattanews.co Minggu (31/1/2021).
Sementara menurut Heri salah satu pemuda setempat mengatakan Curug Gumawang ini memerlukan pengembangan. Ia mengatakan bahwa perlu adanya keterkaitan pihak tertentu.
“Curug ini pun berharap besar untuk dikembangkan. Potensi wisata yang satu ini, tengah diperjuangkan penduduk setempat agar mendapat lirikan baik dari pemerintah maupun investor,” tambahnya.
Upaya-upaya sedang dilakukan. Kata Heri dari mulai proposal, dan publikasi di media sosial guna mempromosikan agar menarik minat para pengunjung sedang gencar dilakukan.
“Ya kedepannya diperlukan adanya sarana seperti WC, Mushola, Kantin dan fasilitas penunjang lainnya agar Curug ini berkembang dan pengunjung pun merasa puas dan nyaman, tentunya ini yang patut diperjuangkan,” pungkasnya.














