BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Dalam Hitungan Jam, Kedua Pelaku Pembantaian Berhasil Ditangkap

×

Dalam Hitungan Jam, Kedua Pelaku Pembantaian Berhasil Ditangkap

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Hanya dalam hitungan jam, kedua pelaku pembantaian tetangga, Adios Pratama (39), berhasil diringkus Tim Gabungan Opsnal Polrestabes Palembang dan Polsek Kertapati Palembang, Jumat (23/2/2024) pagi. Tanpa perlawanan, Imam Basri (26) dan Marhan (32) digelandang ke Polsek Kertapati, untuk pemeriksaan lebih lanjut, Minggu (25/2/2024).

“Tersangka Imam Basri kita bekuk saat berada di kawasan Talang Kelapa, Banyuasin, masih dihari itu juga. Sementara, tersangka Marhan, kita gerebek dirumahnya, satu jam setelah tertangkapnya Imam,” papar Kapolsek Kertapati, Iptu Angga Kurniawan.

Angga menjelaskan, pihaknya telah memeriksa tiga saksi dalam peristiwa pembunuhan berencana atau pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia itu.

“Ada tiga orang saksi yang kami mintai keterangan, sehingga jelas mengerucut mereka lah pelakunya, yang membuat korban mengalami luka bacok dibeberapa bagian tubuh, seperti kedua bahu, kedua tangan, kepala, bahkan leher yang nyaris putus. Kini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif, guna mengetahui motif sebenarnya” ungkapnya.

Disinggung latar belakang perselisihan, Angga menjelaskan, awalnya pelaku menegur korban, untuk membersihkan batu dan tanah yang masuk ke rumahnya. Namun, itu disambut korban dengan tamparan.

“Kemungkinan kesal, tersangka Imam pulang dan kembali menemui korban dengan bekal samurai, sementara tersangka Marhan yang kebetulan melihat Imam membawa samurai ikutan menyusul Imam. Ketika bertemu dilokasi, antara korban dan tersangka Imam, terjadilah pertengkaran. Korban yang sempat menantang Imam bacoklah, membuat Imam naik pitam dan mengayunkan samurainya satu kali. Meski sempat berjedah, korban seakan menantang sehingga menyulut emosi tersangka Marhan. Marhan pun ikut menyerang dengan mengibaskan pisau sehingga melukai tangan korban,” urai Angga.

Tak henti disana, lanjut Angga, tersangka Imam membacokan samurainya ke beberapa bagian tubuh korban lainnya.

“Imam membacok kedua bahu, kedua tangan, berikut jari tangan yang terputus, kepala, leher yang juga nyaris putus, sehingga membuat korban jatuh tersungkur kehabisan darah,” pungkasnya.