Reporter : Anjas
TEBINGTINGGI, Mattanews.co – Dandim 0204 Deliserdang Letkol Kav Jackie Yudhantara memimpin apel pasukan dalam penegakan disiplin Covid-19, dalam rangka menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, di Halaman Sektretariat Pemko Tebingtinggi Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Senin (21/12/2020) lalu.
Dandim 0204 DS, Letkol Kav Jackie Yudhantara mengungkapkan, agar adanya kerja sama yang baik antara Polri, TNI dan Pemko Tebingtinggi tergabung dalam Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan (TGPP) Covid-19.
Yaitu intuk terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat, atas pandemi Covid-19.
Agar dapat bersama-sama memutus matai rantai penyebaran Covid-19.
“Libur Nataru, kita harus mempersiapkan diri, begitu juga dengan masyarakat harus juga memersiapkan diri dalam menjaga prokes. Karena sampai saat ini belum ada obat untuk Covid-19, maka dari itu, mari sama-sama kita menjaga kesehatan kita,” ucapnya, saat ditulis Selasa (22/12/2020).
Kepada Babinsa dan Babinkhamtibmas Tebingtinggi, lanjutnya, harus terus memantau perkembangan di masyarakat selama masa pandemi Covid-19.
Lalu, sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat tentang Covid-19.
“Kami meminta kepada tugas untuk melakukan penegakan disiplin Prokes kepada masyarakat,” ucapnya.
Hal ini dilakukan, lanjutnya, untuk menekan jumlah angka kasus penyeberan Covid-19, walau di Tebingtinggi penyebaran terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menurun.
Sedangkan dengan faktor alam dan cuaca yang ekstrim saat ini, Dandim 0204 DS mememinta kepada seluruh istansi, untuk terus melakukan kerja sama yang baik.
Karena saat menjelang Nataru, prediksi curah hujan masih tinggi, maka harus terus memantau perkembangan akan terjadinya banjir di Tebingtinggi.
Wali Kota (Wako) Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta kepada seluruh aparat, mulai dari Lurah dan Kepling untuk terus memantau siapa warga yang pulang kampung.
Lalu, para Kepling harus melaporkan masyarakat yang melakukan mudik untuk didata, apakah mereka pulang sehat atau mereka terpapar dengan Covid-19.
“Itu bagi pendatang, sedangkan kepada nasyarkat Kota Tebingtinggi diminta untuk menunda keberangkatan keluar kota pada Nataru ini. Karena jika kita tidak hati-hati, akan timbul klaster klaster baru saat Nataru,” ungkapnya.
Sedangkan kepada warga pendatang dan apabila terkonfirmasi positif Covid-19, Pemkot Tebingtinggi sudah menyediakan tempat untuk dilakukan isolasi dan perawatan.
Yaitu di Gedung TC Sosial Tebingtinggi dan rumah sakit umum sebagai rujukan rumah sakit Covid-19.
“Jangan libur Nataru ini menjadikan penambahan warga terkinfirmasi positif Covid-19. Saat ini, angka penyebaran Covid-19 di Tebingtinggi sudah menurun tinggal hanya 7 orang yang menjalani perawatan,” ungkapnya.
Dia juga meminta agar jangan sampai ada angka kasus Covid-19 bertambah.
“Dan ini butuh kerja sama yang baik di semua istansi,” ujarnya.
Sedangkan kepada seluruh ASN Pemko Tebingtinggi, Wako Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta untuk tetap masuk kerja hingga tanggal 30 Desember 2020 tidak ada libur.
Karena, ASN diminta untuk bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam masa pandemi Covid-19.
“ASN harus bisa menunda kepergian ke luar kota pada saat pandemi Covid-19. Jika ada laporan ASN masih membandel, Pemkot Tebingtinggi akan berikan sanski,” ungkapnya
Terkait penegakan disiplin Perwa Nomor: 44 Tahun 2020, Umar menyatakan masih sebatas tindakan prepentif.
Serta belum dilakukan sanksi kepada pelanggar Prokes Covid-19, hanya masih sebatas sosialisasi.
Tetapi untuk tahun baru ini, Pemkot Tebingtinggi tidak ada melaksanakan hiburan masyarakat.
Namun jika masih ada malam perayaan tahun baru dengan berkumpulnya banyak orang, petugas harus bisa membubarkannya.
Editor : Nefri














