BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Dandim 1206 Putussibau Ajak Bijak Bermedia Sosial

×

Dandim 1206 Putussibau Ajak Bijak Bermedia Sosial

Sebarkan artikel ini

* Berhenti Posting Konten Negatif dan Unggahan Hoaks

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU –
Pentingnya dan bijak dalam bermedia sangatlah penting. Imbauan ini diungkapkan dari pimpinan Kodam XII Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael kepada Pangdam dan jajaran.

“Setop posting konten dan komentar negatif di medsos. Jaga citra dan nama baik TNI AD,” terang Komandan Distrik Militer 1206 Putussibau, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro kepada wartawan.

Menurut Andreas, pesan ini bukan sekadar imbauan formal. Di era digital, media sosial telah menjelma ruang publik baru yang tidak hanya menampung ekspresi pribadi, tetapi juga memengaruhi persepsi kolektif.

“Citra lembaga, termasuk TNI AD, kini bisa jatuh hanya karena satu unggahan negatif yang viral dalam hitungan detik,” tuturnya.

Dandim mengatakan media sosial adalah jendela komunikasi tanpa batas. Platform seperti Facebook, Instagram, TikTok, X, hingga YouTube bukan sekadar hiburan.

“Melainkan alat interaksi global,” ujarnya.

Namun, kata Andreas kehebatan ini sekaligus pisau bermata dua.

“Konten positif membangun, tetapi komentar negatif dapat menghancurkan kepercayaan yang sudah susah payah ditanam,” ucapnya.

Dampak media sosial selalu dua sisi. Positifnya, ruang maya memberi kemudahan akses informasi, membuka peluang usaha, bahkan memperluas jejaring antarwilayah.

“Negatifnya, penggunaan berlebihan bisa memicu kecanduan, depresi, hingga mengikis kualitas hubungan sosial nyata,” kata Andreas.

Dalam konteks TNI AD, ancaman terbesar adalah rusaknya marwah institusi.

“Satu komentar sarkastis yang menyinggung, atau unggahan hoaks yang disebarkan tanpa saring, bisa menjadi amunisi empuk bagi pihak-pihak yang ingin merusak citra,” tuturnya.

Peringatan dari Pangdam XII Tanjung Pura melalui Dandim Putussibau adalah alarm sosial. Di tengah derasnya arus digital, publik diajak berpikir dua kali sebelum mengetik komentar atau menekan tombol unggah.

“Bijak bermedsos bukan sekadar slogan, melainkan etika baru yang wajib dipahami masyarakat modern. Apalagi jika menyangkut institusi negara. Menjaga citra TNI AD berarti menjaga marwah bangsa,” ujarnya.

Masyarakat diingatkan bahwa media sosial bukan ruang kosong. Ada jejak digital yang abadi.

“Ada reputasi yang bisa runtuh hanya karena satu unggahan. Maka, bijaklah sebelum jari menari,” tandasnya.