MATTANEWS.CO, FAKFAK – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd., di dampingi Danramil dan Bintara Tinggi teritorial, melaksanakan kegiatan jelajah kampung di Kampung Otoweri, Distrik Tomage,Kabupaten Fakfak, Papua Barat, (4/4/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kedekatan TNI dengan masyarakat dalam mempererat hubungan silaturahmi bersama aparat kampung dan warga setempat.
Dandim Wahlin Rahman, dalam kunjugan tersebut didampingi oleh Kepala Kampung Otoweri serta disambut antusias oleh masyarakat setempat.
Dandim menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara bersama-sama dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan kondusif.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat menghilangkan budaya Palang-memalang yang hanya akan membuat proses pembangunan dan kemajuan daerah menjadi terhambat.
Menurutnua, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tugas bersama. Dengan kebersamaan,bisa menciptakan situasi yang harmonis di kampung ini.
“Kami meminta untuk kegiatan palang memalang. Budaya tersebut harus dihilangkan karena hanya akan menghambat pembangunan dan kemajuan daerah yang juga akan berdampak pada anak cucu kita di kemudian hari,” ucapnya.
Selain itu,dikesempatan itu pula, Dandim juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
“Sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan jelajah kampung tersebut juga diisi dengan pemberian bingkisan sembako kepada warga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Kepala Kampung Otoweri menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dandim beserta rombongan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara TNI dan masyarakat.
Kegiatan jelajah kampung ini diakhiri dengan dialog santai bersama warga, yang dimanfaatkan sebagai wadah menyerap aspirasi serta mendengar langsung berbagai masukan dari masyarakat.















