BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Dansatgas TMMD Mempawah Ajak Keluarga Kunjungi Demplot Ketahanan Pangan

×

Dansatgas TMMD Mempawah Ajak Keluarga Kunjungi Demplot Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MEMPAWAH – Disela padatnya kegiatan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 di wilayah Kodim 1201 Mempawah, Dansatgas Letkol Inf Benu Supriyantoko menyempatkan waktu mengajak anak dan istrinya berkunjung ke lokasi demplot ketahanan pangan yang menjadi salah satu bagian unggulan TMMD tahun ini.

Kunjungan ini bukan semata rekreasi, namun sarat nilai edukasi. Letkol Benu ingin agar keluarga kecilnya, terutama sang anak, mengenal lebih dekat dunia pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat desa.

Demplot tersebut merupakan hasil gagasan bersama Babinsa dan warga, yang kemudian dikembangkan dalam program TMMD sebagai bentuk ketahanan pangan mandiri.

“Melalui kunjungan ini, saya ingin keluarga saya tahu bahwa apa yang kami bangun di desa bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang memberdayakan masyarakat untuk lebih mandiri secara pangan,” ujar Dansatgas Letkol Inf Benu Supriyantoko.

Tampak dilapangan anak dan istri Letkol Benu sangat antusias menyusuri area demplot, yang berisi tanaman sayur-mayur serta kandang-kandang ayam hasil budidaya warga.

Mereka juga sempat berdialog dengan Babinsa dan beberapa petani lokal yang menjelaskan proses penanaman, perawatan, hingga pemeliharaan ternak.

Dikesempatan tersebut, Ketua Persit KCK Cabang XLV DIM 1201, Ny Zuhria Benu Supriyantoko menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi warga dan prajurit yang telah merawat demplot tersebut.

“Kami bangga melihat langsung hasil kerja sama antara Babinsa dan warga desa. Ini bukan hanya mendukung kebutuhan pangan, tapi juga mengajarkan nilai kerja keras dan gotong royong,” ungkap ketua Persit yang juga sebagai dokter.

Dokter Zuhria menyampaikan dengan membawa keluarga ke tengah-tengah masyarakat desa bersama Dansatgas berharap muncul kepedulian sejak dini terhadap pentingnya ketahanan pangan dan kedaulatan desa.

“Momen ini juga menjadi bentuk nyata bahwa TMMD bukan hanya tentang membangun desa secara fisik, tetapi juga membangun kedekatan emosional dan pemahaman lintas generasi,” tandasnya.