Dapat Rezeki Logam Mulia 1 Gram, Annisa Ternyata Ikuti Program Hadiah Ini

  • Whatsapp
Annisa (tengah) saat mendapat hadiah logam emas mulia 1 gram dari kuaci Rebo.

MATTANEWS.CO, PALEMBANG –  Bahagia terpancar dari senyum sumringah di raut wajah Annisa (53 tahun), pemilik Toko Mitra di Jalan Plaju Darat, Palembang. Mengapa tidak, Annisa ketiban rezeki yang tak disangka, yakni logam mulia 1 gram.

Hadiah itu ternyata Annisa dapat karena dirinya mengikuti program Gosok-Gosok Rezeki Kuaci Rebo.

Bacaan Lainnya

“Waktu itu ada sales kuaci Rebo datang ke tempat usaha saya, dia mengatakan bahwa ada program Gosok-Gosok Rezeki Kuaci Rebo untuk UMKM. Saya memang sebelumnya sudah jual produk ini di toko saya, karena memang kuaci ini laris,” kata dia.

Mendengar informasi adanya program itu, Annisa pun tertarik. “Jadi saya ikut, dan Alhamdulillah ini rezeki saya, saya mendapat hadiah logam mulia ini,” kata dia.

“Tidak pernah terpikir saya mendapat hadiah emas ini. Tetangga saya sudah banyak yang dapat hadiah dari kuaci Rebo berupa pulsa dan sebagainya. Itu yang buat saya semakin rajin gosok-gosok kantong kuaci Rebo,” ucapnya sambil tersipu malu.

Annisa menyebutkan, dirinya tidak akan menjual logam mulia emas ini. “Logam mulia ini mau saya simpan untuk tabungan dan kenang-kenangan dari kuaci Rebo. Saya berterima kasih dengan kuaci Rebo atas hadiahnya ini. Dan tentu saya akan semakin rajin menjual dan mengkonsumsi sendiri kuaci ini. Dan semoga semakin banyak juga masyarakat atau konsumen yang ikut serta,” jelasnya.

Ia merasa hadiah tersebut bagaikan mimpi karena ditengah pandemi ini dirinya mendapat banyak cobaan. Annisa mengaku, pandemi ini menjadi pukulan berat baginya karena biasanya dari hasil usaha miliknya bisa disisihkan untuk menabung, kini hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Sudah hampir 25 tahun saya berdagang hanya dengan bermodalkan uang lima ratus ribu dengan menggunakan gerobak. Kemudian saya berjualan diemperan jalan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk biaya pendidikan anak saya yang semata wayang,” kata Annisa.

“Saya membesarkan anak seorang diri, karena sejak anak saya umur 5 tahun, suami saya meninggal dunia. Alhamdulillah berkat doa dan kesabaran, saya bias membeli tempat untuk toko saya ini. Sekarang anak saya sudah besar dan sudah bekerja menjadi seorang guru. Saya percaya bahwa usaha dan kerjakeras pasti membuahkan hasil,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait