BERITA TERKININUSANTARATNI DAN POLRI

Dari Tangan Lembut Istri Prajurit: Harapan Hijau Tumbuh di HUT ke-80 Persit KCK Putussibau

×

Dari Tangan Lembut Istri Prajurit: Harapan Hijau Tumbuh di HUT ke-80 Persit KCK Putussibau

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Ulang tahun tak sekadar potong kue. Rabu (29/4/2026), Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 1206/Putussibau merayakan HUT ke-80 dengan cara berbeda: menanam harapan lewat pohon.

Dipimpin langsung Ketua Persit KCK Cabang L Kodim 1206/Psb Ny. Fanny Andreas, puluhan ibu Persit turun ke lapangan. Didampingi Wakil Ketua Ny. Eriyadi, pengurus, dan anggota, mereka menanam puluhan bibit pohon di area sekitar Makodim 1206/Putussibau. Aksi hijau ini juga mendapat dukungan penuh dari personel Kodim.

“Ini bukan seremoni. Ini investasi oksigen untuk anak cucu,” tegas Ny. Fanny Andreas di sela kegiatan.

Peringatan HUT ke-80 Persit KCK tahun ini sengaja diarahkan pada aksi nyata peduli lingkungan. Ny. Fanny menegaskan, Persit ingin memberi manfaat konkret, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin memberikan kontribusi positif dalam menjaga kelestarian alam serta menciptakan lingkungan yang hijau dan asri. Ini juga sebagai bentuk kepedulian Persit terhadap masa depan generasi mendatang,” ujarnya.

Jenis pohon yang ditanam dipilih yang kuat, rindang, dan memiliki nilai ekologis tinggi. Tujuannya untuk menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi, meningkatkan resapan air, serta memperbaiki kualitas udara di wilayah Putussibau.

Selain membawa misi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antaranggota. Ibu-ibu Persit yang sehari-hari disibukkan dengan peran rumah tangga dan mendampingi suami bertugas, tampak kompak turun langsung menanam dan merawat bibit pohon.

“Tangan ibu-ibu Persit tak hanya terampil di dapur, tapi juga mampu merawat bumi,” ujar Ny. Fanny disambut tawa hangat para anggota.

Menurutnya, kekompakan menjadi kekuatan utama. “Kalau Persit kompak, keluarga tentara kuat. Kalau keluarga tentara kuat, negara kuat,” katanya.

Memasuki usia ke-80 tahun, Persit KCK terus menegaskan perannya bukan hanya sebagai organisasi pendamping, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial yang hadir di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan terus dilakukan, mulai dari bakti sosial, posyandu, pengembangan UMKM istri prajurit, hingga aksi lingkungan seperti penanaman pohon.

“Di mana ada prajurit, di situ ada Persit. Di mana ada rakyat membutuhkan, di situ Persit harus hadir,” tegas Ny. Fanny.

Ia berharap, pohon yang hari ini masih setinggi lutut kelak tumbuh rindang dan menjadi saksi bahwa pada HUT ke-80, Persit telah menanam kebaikan untuk masa depan.

“Bagi Persit, mencintai suami yang membela negara tidak cukup. Harus juga mencintai bumi tempat anak-anak kita tumbuh,” pungkasnya. (*)