MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Penegakan Peraturan Daerah (Perda) di Kabupaten Purwakarta medapat perhatian dari Aktivis Muda, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Dede Jamaludin.
Dede Jamaludin menilai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dalam melakukan penegakan perda di Purwakarta terkesan tebang pilih.
Kritikan tersebut dilontarkan Dede Jamaludin menanggapi penyegelan salah satu restoran cepat saji Mie Gacoan oleh pihak Satpol-PP Purwakarta, di wilayah Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta. Beberapa hari lalu tepatnya pada Kamis (24/11/2022).
Dede mengatakan jika memang penertiban Mie Gacoan dilakukan atas dasar penegakan perda. Lantas, tindakan apa yang akan dilakukan oleh Satpol-PP Purwakarta terhadap perusahaan kandang ayam ilegal yang berdiri di Desa Cibukamanah, Kecamatan Cibatu, Purwakarta yang masih beroperasi secara ilegal hingga hari ini.
“Seharusnya Satpol-PP itu jangan tebang pilih soal penegakan perda, selain Mie Gacoan kan ada juga kandang ayam ilegal di Cibukamanah yang sama-sama tidak berizin, kok masih dibiarkan tetap beroperasi?,” Dede Rabu (30/11/2022).
Ia juga mengaku heran kenapa Satpol-PP Purwakarta hingga kini tak berani menindak perusahaan kandang ayam di Desa Cibukamanah, terlebih perusahaan tersebut pernah disidak langsung oleh Anggota DPR RI Dedi Mulyadi.
Dede juga mengatakan adanya sidak anggota DPR RI ke perusahaan ilegal di wilayah Kecamatan Cibatu itu menjadi pukulan keras bagi pemkab setempat.
“Ya Pemkab setempat seharusnya malu, karena perusahaan yang beroperasi secara ilegal itu ditemukan langsung oleh anggota DPR RI, bukan oleh jajaran Pemkab Purwakarta,” pungkasnya.














