BERITA TERKINI

Dedieselisasi Desa Bumi Pratama Mandira, Mampu Turunkan Beban Produksi Petani Tambak Udang

×

Dedieselisasi Desa Bumi Pratama Mandira, Mampu Turunkan Beban Produksi Petani Tambak Udang

Sebarkan artikel ini
General Manajer PT. PLN (Persero) UIWS2JB Daryono, saat menjelaskan progres dieselisasi Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)

MATTANEWS.CO, OKI – Progres pembangunan jaringan kelistrikan di lokasi Desa Bumi Pratama Mandira, Kecamatan Sungai Menang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus dikebut oleh pihak PLN UI WS2JB dan rencananya akan mulai dialiri listrik pada 16 Februari 2021 mendatang.

Dan rencananya tahap akhir dari pembangunan jaringan kelistrikan di lokasi penghasil udang terbesar di Sumatera Selatan ini, berbarengan dengan penyelesaian Tiang Tower yang melintasi lebar sungai.

Menurut, General Manajer PT. PLN (Persero) UIWS2JB Daryono, potensi pelanggan yang akan dilayani pada jaringan ini, ada sekitar 3000 pelanggan, dengan prediksi beban awal yang akan disambung sebesar 5 MW.

“Memberikan Pelayanan kelistrikkan sampai ke pelosok negeri merupakan komitmen kami, salah satunya adalah Listrik Desa di Desa Bumi Pratama Mandira,” ungkapnya, saat penanda tanganan MOU dengan Direktur PT Central Proteina Prima (CPP) Zakaria. Sabtu (23/1/2021).

“Saat ini progress pembanguan sudah mencapai 80 % dan Insya Allah akan beroperasi sesuai Jadwal,” jelas Daryono.

Dikatakan Daryono, setelah jaringan listrik ini broperasi, masyarakat silahkan melakukan pendaftaran pasang baru melalui layanan PLN, seperti Contact Center 123, PLN Mobile.

“Dan hindari calo dalam proses pendaftaran tersebut,” tegasnya.

Selain itu, Daryono juga berpesan agar seluruh masyarakat di Desa itu menjaga aset negara yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat ini.

“Mari sama sama kita menjaga Aset untuk kepentingan kita bersama,” ungkapnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru, mengapresiasi kinerja PLN UIW S2JB, terkait upaya kelistrikan untuk petani tambak udang di OKI

Sementara itu, Gubernur Sumsel mengatakan dengan masuknya listrik di Desa Bumi Pratama Mandira ini dapat menekan biaya produksi terkait dengan kegiatan tambak udang, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Selain itu juga, listrik ini merupakan sesuatu yang sangat dinantikan oleh semua masyarakat khususnya di Desa Bumi Pratama Mandira,” tutupnya.

Hadir dalam Penanda tanganan MoU tersebut, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir beserta Forkompida Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kepala Balai Besar Budidaya Laut Provinsi Lampung, Komisaris Bank Sumsel Babel, dan tokoh adat Masyarakat disekitar.(*)