MATTANEWS.CO, CILEUNYI – Jika banyak orang mudik ke kampung halaman menggunakan bebagai kendaraan mulai dari kendaraan sepeda motor, mobil, kereta api bahkan pesawat. Namun hal berbeda justru dialami oleh pak Dedi. Pasalnya, ia rela menggoes sepeda dari Bekasi, Jawa Barat, tujuan ke Purwokerto demi bisa berlebaran di kampung halaman bersama keluarga disana.
Dalam perjalanan dari Bekasi ke Bandung saja, ia sudah menghabiskan waktu selama tiga hari lama nya.
“Dari bekasi mau ke purwokerto udah tiga hari, sengaja pake sepeda karna sudah biasa,” kata pak Dedi di depan Pos Terpadu Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (28/4/2022) malam.
Ia beristirahat di area Pos Terpadu Cileunyi lantaran usai mamperbaiki sepedanya. “Nah ini istirahat sehari disini (pos terpadu cileunyi). Habis ganti karen rem, besok habis sahur berangkat lagi, ntar kalau (sudah) malam istirahat di masjid atau pom bensin,” tutupnya.
Kapolresta Bandung Beri Bantuan Kepada Pak Dedi Pemudik Dari Bekasi Yang Gunakan Sepeda
Mengetahui adanya pemudik dari Bekasi tujuan Purwokerto yang menggunakan sepeda yang berhenti untuk berisitirahat di Pos Terpadu Cileunyi. Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, bahwa pak Dedi ini mudik dari Bekasi ke Purwokerto dengan menggunakan sepeda.
“Dan yang bersangkutan sudah sejak tiga hari yang lalu berangkat dari Bekasi dan sementara beristirahat di Pos Terpadu Cileunyi ini sehingga bisa menikmati fasilitas yang sudah kami sediakan antaranya adalah menikmati mie instan gratis, kemudian juga kopi gratis,” ujar Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo didampingi Kasat Lantas Kompol Rislam Harfian di Pos Terpadu Cileunyi, Kamis (28/4/2022).
“Dan melihat semangatnya (pak Dedi) ya kami beri bantuan bekal untuk yang bersangkutan sehingga semakin memiliki semangat juang. “Semoga bisa tiba ditempat (tujuan) sesuai dengan waktunya dan dalam keadaan sehat, selamat,” ucapnya.
Hal tersebut, kata Kapolresta Bandung, selain bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, sebetulnya Pos pelayanan Terpadu ini memiliki tempat fasilitas (untuk) beristirahat. Cafeteria gratis, kemudian kursi pijat.
“Memang itu diperuntukan bagi masyarakat yang lelah (selama diperjalanan) ataupun ingin melepas penat dan ingin beristirhat, dan kebetulan yang bersangkutan juga mengetahui hal ini dan mereka menikmati fasilitas itu,” pungkasnya.














