BERITA TERKINI

Desa Jabalsari Tulungagung Masuk 15 Besar Nasional, Tim Kemendes Lakukan Verifikasi Lapangan

×

Desa Jabalsari Tulungagung Masuk 15 Besar Nasional, Tim Kemendes Lakukan Verifikasi Lapangan

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, menjadi salah satu kandidat Desa Berkinerja Baik Tingkat Nasional 2025.

Tim penilai dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan data sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Ketua Tim Penilaian Desa Berkinerja Baik Nasional, Anastuti Wuryaningsih, yang juga menjabat sebagai Pokja Pelayanan Kesehatan dan Perlindungan Sosial Kemendes PDTT, menegaskan bahwa Jawa Timur dalam dua tahun terakhir konsisten menunjukkan prestasi di tingkat nasional.

“Jawa Timur kembali masuk 15 besar nasional. Verifikasi ini untuk mencocokkan dokumen, wawancara, dan kondisi di lapangan agar hasilnya valid sebelum ditetapkan dalam pleno,” ujar Anastuti dihadapan wartawan di Desa Jabalsari, Kamis (21/8/2025).

Fokus Penilaian: Inovasi, Dana Desa, dan Peran Kader

Anastuti menambahkan bahwasanya penilaian desa berkinerja baik tidak hanya sebatas administrasi, tetapi juga meliputi berbagai aspek krusial. Mulai dari rembuk desa, kelembagaan, pemanfaatan dana desa, kerja sama dengan CSR, inovasi program, hingga evaluasi dan monitoring yang dijalankan.

“Peran TPK dan KPM di desa sangat penting, terutama dalam penyampaian data terkait stunting. Ini menjadi indikator utama karena menyangkut kesehatan generasi penerus,” tambahnya.

“Desa yang lolos sebagai nominator akan menerima dana pembinaan Rp10 juta dari Kemendes PDTT. Sementara itu, juara pertama di masing-masing regional akan memperoleh insentif kinerja penurunan stunting, yang akan diberikan melalui workshop Sekretariat Wakil Presiden. Dana tersebut berasal dari Kementerian Keuangan dan akan disalurkan melalui pemerintah kabupaten,” imbuhnya.

Tantangan Target Nasional Penurunan Stunting

Lebih lanjut, Anastuti menjelaskan ia juga menyinggung soal target nasional penurunan stunting. Menurutnya, target 14 persen pada 2024 tidak tercapai sehingga pemerintah menyesuaikan menjadi 18 persen pada 2025.

“Dalam Perpres 72 Tahun 2021, Kemendes mendorong partisipasi masyarakat desa dalam percepatan penurunan stunting. Namun realitanya, desa-desa masih menghadapi keterbatasan sehingga target 14 persen tahun 2024 tidak tercapai,” ungkapnya.

Pantauan Mattanews.co di lokasi dengan verifikasi lapangan ini, Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol berpeluang mengharumkan nama Tulungagung dan Jawa Timur di kancah nasional sebagai desa dengan kinerja terbaik dalam pembangunan dan percepatan penurunan stunting.