BERITA TERKINI

Desa Mulyaguna Maknai Hari Besar Islam Dengan Meningkatan Ketakwaan dan Kerukunan Antar Umat

×

Desa Mulyaguna Maknai Hari Besar Islam Dengan Meningkatan Ketakwaan dan Kerukunan Antar Umat

Sebarkan artikel ini

Reporter : Nisya

OKI, Mattanews.co – Warga desa Mulyaguna malam berkumpul bersama memperingati hari besar islam Maulid Nabi Muhammad Saw, yang bertempat di Masjid Nurul Huda Dusun 1 Desa Mulyaguna Blok (A) Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (13/11/2019).

Hari kelahiran Nabi Muhammad diperingati sebagai hari libur Nasional di Indonesia. Dikenal dengan istilah Maulid Nabi, tanggal ini diambil dari perhitungan kalender bulan Islam. Maulid Nabi jatuh pada hari ke-12 bulan ketiga Islam Rabi’ul-awal.

Turut hadir dalam acara tersebut, Camat Teluk Gelam H.Saparudin S.Sos, Sekdes Mulyaguna Mukhorir beserta perangkat desanya, pengurus Masjid Nurul Huda Dul Haris, tokoh Agama, tokoh masyarakat, lembaga a dat,Bapak-bapak dan Para Ibu-ibu pengajia serta para calon kepala desa Mulyaguna. Acara juga menghadirkan penceramah ustadz Muhammad Ihsan Fuadi yang berasal dari Lampung Timur.

H.Saparudin Sos dalam kata sambutan nya menyampaikan kepada calon kepala desa mulai terhitung malam ini pukul 00:00 WIB adalah batas para calon untuk kampanye. “Dengan berakhirnya masa kampanye di harapkan agar di masa tenang besok untuk tidak ada lagi calon yang melakukan kampanye dengan bentuk apapun,” tegasnya.

Dalam hal ini juga Saparudin mengingatkan untuk para calon tidak akan menciderai apa yang sudah menjadi peraturan yang telah ditetapkan dalam pemilihan.agar tidak melakukan money politik. “Dan kepada warga agar mau melaporkan jika melihat salah satu calon yang bermain money politik,karna Saparudin ingin desa mulyaguna bersih dan terhindar dari money politik,” tandasnya.

Dalam Tausiyahnya Ustadz Ihsan Fuadi menjelaskan agar memaknai hari besar Islam dengan cara meningkatkan nilai ketakwaan kita serta menjadikan Alqur’an sebagai pegangan hidup untuk terus belajar. “Mulai dari sholat dan juga membaca Alqur’an, menerapkan sholat berjamaah bersama yang mana pahalanya jauh lbh besar ketimbang sholat sendiri,” jelasnya.

Diakhir acara Ustadz Fuadi berpesan agar trus meningkatkan nilai-nilai ibadah dan jangan pernah malu untuk terus belajar. Acara yang di akhiri dengan doa penutup yang di pimpin oleh kyai Tajudhin Anwari.

Editor : Anang