MATTANEWS.CO,PALEMBANG -Memiliki nilai historis yang tinggi, membuat Rumah Kembar Kampung Tuan Kentang, menjadikan salah satu destinasi wisata bersejarah di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) yang wajib di kunjungi.
Rumah Kembar Tuan Kentang, didirikan pada tahun 1918 dan selesai pada tahun 1926, meski sudah berumur puluhan tahun, keaslian pada struktur bangunan masih terlihat sangat kokoh.
Rumah Kembar ini dulunya didirikan oleh seorang saudagar ternama di kawasan Tuan Kentang yang bernama H M Mahmud bin Redjo, sekarang di huni oleh keturunan ke 3 yaitu Imron bin H Yusuf.
Istri Imron, Sukemi mengatakan, penamaan Rumah Kembar, dikarenakan rumah ini terdiri dari 2 rumah yang bagian belakang rumah menyatu, sedangkan bagian depan terlihat kembar. Rumah besar ini merupakan rumah panggung khas Palembang terlihat bagian dalam rumah terdapat ukiran kayu khas Palembang yang dilapisi dengan cat warna emas.
“Semua bagian bangunan masih asli, belum ada pergantian, hanya saja ada beberapa bagian yang di cat ulang, namun tetap menjaga warna yang semula,” ucap Emi sapaan akrabnya.
Emi juga menuturkan, pada masa penjajahan Jepang, Rumah Kembar ini juga sempat dijadikan salah satu tempat untuk menyembunyikan pejuang Indonesia dari kejaran negara Jepang, serta tempat penyediaan ramsum bagi pejuang Indonesia yang sedang merebut kemerdekaan. Sedangkan markas Negara Jepang, tepat berada di seberang Rumah Kembar yang saat ini menjadi salah satu perusahaan swasta.
Masih kata Emi, saat ini Rumah Kembar selain di fungsikan sebagai destinasi wisata, juga dapat dijadikan sebagai rumah singgah bagi wisatawan ataupun tamu yang berasal dari luar Provinsi Sumsel.
“Saat ini bisa di bilang sebagai rumah singgah, sudah banyak sebelumnya yang singgah dirumah ini,” ucapnya pada, Jumat (28/5/2021).
Bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen dirumah yang terletak di pinggir Sungai Ogan ini, disediakan juga kostum adat khas Palembang yang bisa disewa dengan harga RP 15.000. Selain itu, juga disediakan oleh-oleh pernak pernik khas Palembang dengan harga yang murah.
Jika pandemi covid-19 telah berakhir, bGi pengunjung untuk menuju lokasi ini, bisa di akses dengan 2 jalur yaitu jalur darat maupun jalur sungai. Untuk jalur darat, cukup berpatokan dari arah Ampera menuju ke Stasiun Kereta Api Kertapati, sebelum jembatan Kertapati tepat disebelah kanan terlihat plang Kampung Tuan Kentang.
Sedangkan untuk jalur air, pengunjung bisa naik speedboat dari Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, dengan tujuan Dermaga Tuan Kentang. Rumah Kembar tepat berada di depan dermaga tersebut.














