BERITA TERKINI

Dialog Kebangsaan Siti Atikoh di Tulungagung: Menggugah Peran Ibu dan Perempuan dalam Politik dan Keluarga

×

Dialog Kebangsaan Siti Atikoh di Tulungagung: Menggugah Peran Ibu dan Perempuan dalam Politik dan Keluarga

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ribuan jemaah Pondok Pesantren (Ponpes) Albadru Alaina, Desa Ngantru, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, menyambut kedatangan Siti Atikoh dalam safari politiknya di Tulungagung, Jawa Timur, pada Selasa (19/12/2023).

Kedatangan istri Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo ke Tulungagung dalam rangka kampanye pemenangan pasangan calon (Paslon) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 nomor urut 3 juga teramati.

Sebelum memulai Dialog Kebangsaan di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, Siti Atikoh mengajak ribuan jemaah Ponpes Albadru Alaina untuk melantunkan selawat.

Ketika diwawancarai, Siti Atikoh menyatakan bahwa seorang ibu merupakan madrasatul ula, yang artinya merupakan sekolah utama dan pertama bagi seorang anak.

Menurutnya, seorang ibu menjadi orang pertama yang menemani hidup seorang anak, memberikan pengajaran, dan membangun pondasi diri anak.

“Ibu menjadi guru pertama bagi anak, karena jasanya sangatlah besar,” ucap Siti Atikoh kepada awak media.

Atikoh menambahkan bahwa peran seorang perempuan sangatlah multi-dimensional. Baginya, perempuan adalah individu untuk dirinya sendiri yang terus mengaktualisasikan diri melalui pencarian ilmu.

Selain itu, peran seorang perempuan (istri) adalah sebagai pendamping suami. Oleh karena itu, di balik kesuksesan seorang suami, ada seorang istri yang hebat.

“Tentu, bukan hanya peran perempuan, laki-laki juga harus mendukung istrinya untuk mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga tercipta saling mendukung atau simbiosis mutualisme,” tambahnya.

Lebih lanjut, Atikoh menjelaskan bahwa seorang perempuan harus memahami peran-peran yang dapat dilakukannya dan kontribusinya.

“Masing-masing tergantung dari kepentingan seperti apa dan peran yang diambil. Seperti dengan berjalan waktu akan tahu, sebenarnya saya porsinya dimana, mendukung tanpa harus intervensi,” urainya.