Diduga Depresi, Pria di Tulungagung Bunuh Diri di Sungai Niama

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Seorang pria berinisial JP (26) asal Tulungagung ditemukan tewas mengambang di aliran Sungai Niama yang berada di Desa Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Diduga korban mengalami depresi berat sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke Sungai Niama.

Bacaan Lainnya

Ditemukan barang bukti berupa kaos berwarna kuning yang diduga milik korban turut ditemukan tak jauh dari ditemukannya jasad korban.

Keluarga korban didampingi saksi (tetangga red.) melaporkan kejadian tersebut ke kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Besuki Polres Tulungagung pada Jum’at, (20/8/ 2021).

Kapolsek Besuki AKP Sumaji melalui Kasubbag Humas Polres Tulungagung Iptu Tri Sakti Syaiful Hidayat membenarkan penemuan jasad pria JP (26) di aliran sungai tersebut.

Ia mengatakan, korban meninggal dunia diduga depresi hingga bunuh diri di Sungai Niama.

“Iya benar, korban diduga bunuh diri tersebut warga Dusun Tumpuk RT 007 RW 002 Desa Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung,” kata Iptu Tri Sakti kepada mattanews.co melalui keterangan singkat, Jum’at (20/8/2021) Malam.

Iptu Tri Sakti menjelaskan kronologis kejadian korban yang ditemukan tewas di Sungai Niama tersebut.

“Jadi begini, awalnya korban pamit izin orang tua hendak kencing di luar rumah tapi setelah ditunggu tidak kunjung kembali, kejadian itu pada Jum’at (20/8) sekitar pukul 02.00 WIB,” terangnya.

“Setelah itu pihak keluarga dibantu tetangga dengan berjalan kaki mencoba mencari keberadaan korban di seputaran rumah dengan mengikuti bekas jejak kaki korban berjalan ke arah timur. Tak lama kemudian menemukan kaos berwarna kuning yang diyakini dipakai korban,” imbuhnya.

Pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak perangkat Desa dibantu dari Basarta, Basarnas dan TNI AL melakukan pencarian di sekitar lokasi aliran sungai tersebut.

“Pencarian akhirnya membuahkan hasil, sekira pukul 17.00 WIB petugas gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Niama,” ungkapnya.

Petugas gabungan dibantu Tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung mengevakuasi korban dibawa kerumah keluarganya.

“Menurut keterangan keluarga jasad korban tidak perlu dilakukan autopsi, menerima ikhlas akan kematiannya, selanjutnya dimakamkan di pemakaman desa setempat,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait