NUSANTARA

Diduga Idap Hemofilia, Anak Usia 7 Tahun di Mamuju Butuh Bantuan

×

Diduga Idap Hemofilia, Anak Usia 7 Tahun di Mamuju Butuh Bantuan

Sebarkan artikel ini

Reporter : Edo

Sulawesi Barat, Mattanews.co  Faturahman (7), warga Desa Botteng Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga menderita penyakit Hemofilia.

Hemofilia sendiri adalah suatu penyakit yang menyebabkan gangguan perdarahan karena kekurangan faktor pembekuan darah.

Akibatnya, perdarahan berlangsung lebih lama saat tubuh mengalami luka. Dalam keadaan normal, protein yang menjadi faktor pembeku darah membentuk jaring penahan di sekitar platelet atau sel darah, sehingga dapat membekukan darah dan pada akhirnya menghentikan perdarahan.

Pada penderita hemofilia, kekurangan protein yang menjadi faktor pembeku darah tersebut mengakibatkan perdarahan terjadi secara berkepanjangan.

Meski tidak ada obat yang dapat menyembuhkan Hemofilia, penderitanya dapat hidup dengan normal. Selama penanganan gejala dilakukan dan menghindarkan diri dari semua kondisi yang memicu perdarahan.

Jenis penyakit inilah yang diduga dialami sejak Ia lahir. Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Eli Purwati, Muhammad Saing ini, kini terbaring tak berdaya di rumah orang tuanya.

Faturahman lahir dari keluarga kurang mampu. Keinginan orang tuanya untuk membawanya ke rumah sakit berobat, namun terkendala masalah biaya.

Meski keluarganya memiliki BPJS Kesehatan untuk penjamin biaya pengobatan, namun pembekuan darah tidak ditanggung pelatanan JKN-KIS ini.

Kedua orangtua Faturahman, hanya bisa pasrah menanti keajaiban dari yang kuasa.

Kondisi Faturahman mengalami pembengkakan di bagian lututnya, sehingga tidak bisa berjalan.

Sebelumnya Faturahman sudah pernah dibawa ke rumah sakit. Namun pihak rumah sakit menyarankan untuk dirawat di rumah sakit Makassar.

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Jusriah Fahruddin langsung mendatangi rumah Faturahman untuk mencari permasalahan yang lebih serius lagi.

“Kondisi Faturahman sudah sangat parah, ditambah lagi dengan kondisi keluarga yang kurang mampu,” katanya.

Kondisi Faturahman ini akan menjadi permasalahan besar yang akan timbul, ketika tidak di tangani secara serius.

“Dalam waktu dekat ini kami ada rencana untuk melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu meringankan biaya pengobatan Faturahman. Mohon uluran tangan kepada saudara-saudaraku semua, untuk mendonasikan sebagian harta kita untuk membantu pengobatan fahruddin,” ungkapnya.

Jusriah juga meminta kepada Dinas Sosial (Dinsos) Mamuju Sulbar, untuk mengunjungi Faturahman.

Dia juga akan mendatangi Dinsos Sulbar, untuk meminta perhatiannya terkait penyakit Hemofilia yang diderita Faturahman sejak lahir.

Editor : Nefri