Diduga Konsumsi Narkoba, Sekda Nias Utara Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Sekda Kabupaten Nias Utara Sumut, YN, diciduk tim Polrestabes Medan saat menggelar pesta narkoba jenis ekstasi di salah satu tempat karaoke di Medan (Tison Sembiring / Mattanews.co)

MATTANEWS.CO, MEDAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara Sumatera Utara (Sumut) YN (57), ditangkap aparat kepolisian, pada hari Minggu (13/6/2021) dini hari.

Pejabat di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias Utara tersebut, ditangkap saat polisi menggelar razia di tempat hiburan malam, di Jalan Haji Adam Malik, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan Sumut.

Bacaan Lainnya

YN diamankan usai kedapatan pesta narkoba dalam salah satu ruangan karaoke, bersama 8 orang rekannya, lima orang di antaranya adalah perempuan.

Sekda Nias Utara saat tersebut, masih menjalani penyelidikan oleh Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. Dia telah mengaku mengonsumsi pil ekstasi, dengan hasil tes urine positif.

Dikutip dari laman situs Pemkab Nias Utara, YN menjabat sebagai Sekda Nias Utara sejak tahun 2018 lalu. Pangkat terakhirnya yakni Pembina Utama (IV/c).

Sebelum dipercaya menjadi sekda, YN pernah memegang sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Nias Utara.

Dia tercatat menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kabupaten Nias Utara di masa periode 2016-2018).

Sebelumnya dia mengemban amanah sebagai Kepala Dinas P2AP2KB Nias Utara (2015-2016), Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia Nias Utara (2014-2015). Kemudian Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara (2010-2014).

YN menempuh pendidikan berlatar belakang kesehatan. Dia merupakan lulusan pendidikan S1 Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU) (2001).

Lalu melanjutkan pendidikan dengan mengambil S2 Keperawatan di Universitas Indonesia (UI) Jakarta di tahun 2006 dan Ners Spesialis Maternitas UI di tahun 2007.

Nama YN kini mendapat sorotan, karena terjaring razia saat pesta narkoba bersama lima perempuan dan tiga pria lainnya

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko mengungkapkan, delapan orang yang ditangkap bersama YN yaitu, YAZ alias Zega (42) dan RAG yang merupakan karyawan BUMD. Lalu mahasiswa berinisial JH (31), AS (30), RID (22), DS (33), ES dan AL (31).

“Dia (YN) mengaku telah mengonsumsi 1/4 butir pil ekstasi, Zega 1 butir, Ronald 1/2 butir dan Johan 1/2 butir ekstasi,” ucapnya, Senin (14/6/2021).

Sementara ES dan AN mengaku mengonsumsi 1/2 butir, AL dan Ade 1 butir. Sedangkan RD, mengaku, tidak mengonsumsi narkoba meski berada di ruangan tersebut.

Kapolrestabes Medan menjelaskan, mereka tertangkap basah saat razia dalam ruangan 201 di lantai dua, di tempat hiburan tersebut. Total ada sembilan orang, terdiri atas empat laki-laki dewasa dan lima perempuan.

Petugas kemudian menggeledah dan menemukan satu butir pil ekstasi di lantai ruangan karaoke, dalam bungkus gulungan tisu kecil.

“Mereka mendapatkan ekstasi tersebut dari seseorang yang mereka tidak tahu identitasnya dalam ruang KTV tersebut,” ucapnya.

Selain YN dan teman-temannya, lewat operasi yang dilakukan di tempat hiburan tersebut, polisi mengamankan 63 orang, terdiri atas 23 perempuan dan 40 laki-laki.

Dari jumlah tersebut, 11 orang patut diduga terlibat peredaran gelap dan konsumsi narkoba. Dari mereka disita 26 butir pil ekstasi, 14 unit ponsel serta barang-barang pribadi lainnya.

“11 orang yang terlibat kasus narkoba masih menjalani pemeriksaan penyidik kami di Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan. Masih kami kembangkan lagi untuk mengejar pemasok barang haram tersebut,” ungkapnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait