[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, BANYUASIN – Diduga putus asa karena sakit tak kunjung sembuh, Kepala Unit Pelayanan Teknis Badan (UPTB) Samsat Banyuasin I, Eka Juarsa Asnawi (55) mengakhiri hidup dengan gantung diri di kandang sapi milik H Sopawi, Simpang Sukaraja Desa Lubuk lancang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin. Menanggapi kejadian itu, petugas kepolisian Polres Banyuasin, langsung cek lokasi dan evakuasi korban, guna lakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara-red), Rabu (23/3/2022) pukul 16.00 WIB.
Kepada petugas piket, salah satu warga, Ichsan Khafidz sempat melihat korban sendirian mengendarai mobil dinas, jenis Innova warna hitam BG 1197 RZ.
“Korban menggunakan mobil dari Simpang Sukaraja dan hendak masuk ke arah Desa Sukaraja. Ketika saya ke lokasi, sekitar pukul 16.00 WIB, saya melihat korban sudah meninggal dunia,” jelas njaga bekas kandang sapi itu.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP Muhammad Ikang Ade Putera saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kami akan koordinasi dengan pihak keluarga, apakah akan dilakukan otopsi atau tidak. Namun yang pasti kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan sekitaran lokasi kejadian,” ungkapnya.

Disinggung, penyebab meninggalnya Aparatur Sipil Negara (ASN) ini, Kasat menambahkan, diduga korban bunuh diri.
“Sebelumnya korbannya pernah mencoba melakukan hal yang sama dengan minum racun tikus, namun berhasil di selamatkan.
Dari keterangan keluarganya, korban mempunyai riwayat/ mengalami penyakit stroke dan hipertensi yg menahun serta tidak sembuh,” tukasnya.














