BERITA TERKINIEKONOMI & BISNISHEADLINEPEMERINTAHAN

Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa Melalui E-Katalog Jadi Andalan Pemkab Sidoarjo

×

Digitalisasi Pengadaan Barang dan Jasa Melalui E-Katalog Jadi Andalan Pemkab Sidoarjo

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat reformasi tata kelola pengadaan barang dan jasa dengan menempatkan metode e-purchasing sebagai mekanisme utama. Kebijakan ini ditegaskan dalam High Level Meeting (HLM) yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Senin (23/2/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa penerapan e-purchasing merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 yang harus diprioritaskan sebelum metode pengadaan lainnya. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar kepatuhan regulasi, tetapi juga strategi mempercepat pembangunan dan memperkuat transparansi anggaran.

“Digitalisasi pengadaan adalah kunci efisiensi. Jika dirancang dengan strategi yang tepat, prosesnya lebih cepat, akuntabel, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Patria Susantosa, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo, Bahrul Amig, memaparkan data pengadaan Tahun Anggaran 2026. Tercatat ratusan paket konstruksi dan ribuan paket e-purchasing telah berjalan dengan nilai ratusan miliar rupiah. Meski demikian, ia menilai pemanfaatan E-Katalog versi terbaru masih perlu dioptimalkan, terutama untuk sektor jasa konstruksi yang sebagian besar masih menggunakan metode tender konvensional.

“Padahal, sistem E-Katalog versi 6 yang dikembangkan LKPP sudah memfasilitasi produk jasa konstruksi. Hal ini perlu disikapi karena e-purchasing sudah menjadi kewajiban sesuai amanat Perpres,” jelas Amig.

Ia juga mengakui adanya tantangan teknis di lapangan, seperti keterlambatan pekerjaan dan pemutusan kontrak pada proyek sebelumnya. Karena itu, penguatan pengawasan, perencanaan matang, serta sinergi antara PA, PPK, hingga penyedia dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan.

Melalui penguatan sistem digital dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah, Pemkab Sidoarjo optimistis tata kelola pengadaan akan semakin transparan, efisien, serta mampu mendukung percepatan pembangunan yang berkelanjutan.