Dihadiahi Timah Panas, Pelaku Pembunuhan di Tulungagung Menyerah

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG– Seorang pria diduga pelaku pembunuhan terhadap mantan kekasih berinisial AK (23) yang sempat menghebohkan warga Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung pada Senin (19/12/2022), akhirnya menyerah setelah dihadiahi timah panas bersarang di kaki kanan oleh polisi pada Senin (16/1/2023).

Penangkapan tersebut dilakukan oleh petugas setelah mengendus keberadaan pelaku di wilayah Kabupaten Blitar.

Diketahui pemuda tersebut berinisial MT merupakan mantan kekasih dari korban berdomisili Desa Tanjungsari Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Pernyataan itu dikatakan Mantan Kapolres Lhokseumawe Polda Aceh pada saat menggelar konferensi pers di halaman sebelah barat Mapolres Tulungagung, Jumat (20/1/2023).

“Terduga pelaku pembunuhan MT, saat akan ditangkap di tempat kerjaan rosok sempat melakukan perlawanan, terpaksa petugas menghadiahi timah panas bersarang di kaki sebelah kanan,” kata AKBP Eko Hartanto di hadapan awak media.

Perwira Polisi kelahiran asli Juwana Kabupaten Pati Jawa Tengah menambahkan pihaknya membeberkan motif dari pelaku sehingga membunuh korban.

“Dari pengakuan saat diperiksa, pelaku mengaku tega membunuh korban lantaran sakit hati sering diejek oleh korban dengan membawa bawa orang tua pelaku,” tambahnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan kronologis kejadian pelaku tega menghabisi korban di rumahnya. Ternyata, dari pengakuannya memang sudah direncanakan.

Bacaan Lainnya

“Pelaku masuk rumah korban dengan melalui atap genteng bagian belakang lalu masuk ke dalam kamar korban,” terangnya.

“Gunakan senjata tajam berupa pisau panjang lalu korban ditusuk sebanyak 3 kali, lalu korban mengeluarkan banyak darah dan meninggal dunia di tempat,” imbuhnya.

Menurut Eko, dalam pengungkapan kasus pembunuhan ini, petugas mengamankan beberapa barang bukti (BB) diantaranya berupa 1 kaos warna hitam, 1 celana pendek warna hitam, 1 dompet warna abu-abu dan 1 buah kalung dan sebuah pisau panjang beserta sarungnya.

Bahkan, lanjut Eko, setelah menghabisi korban, pisau panjang yang bekas digunakan itu dibuang ke sungai sekitar rumah korban.

“BB berupa pisau panjang berikut sarungnya dan handphone di duga milik korban diketemukan petugas di sungai dekat rumah korban,” ujarnya.

Lebih dalam Eko memaparkan pihaknya setelah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap pelaku, akhirnya petugas menetapkan tersangka.

“Kini, tersangka dijebloskan di rumah tahanan Mapolres Tulungagung,” paparnya.

“Atas perbuatannya, tersangka diduga melanggar pasal 340 KUHP, barang siapa sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan dengan rencana diancam hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun penjara,” tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait