BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Dikejar Tiga Orang Tidak Dikenal, RF Tewas Bersimbah Darah

×

Dikejar Tiga Orang Tidak Dikenal, RF Tewas Bersimbah Darah

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Seorang pelajar, RF (16) ditemukan tewas bersimbah darah, saat berada di Jalan Merdeka, tepatnya di depan Rumah Makan Happy Kelurahan Talang Semut Kecamatan Bukit Kecil Palembang. Korban mengalami luka bacok dibagian leher dan tubuh lainnya, setelah dikejar tiga orang tidak dikenal. Tim Identifikasi dan piket fungsi Polsek IB I dan Polrestabes Palembang langsung lakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Palembang, Minggu (29/5/2022) pukul 03.30 WIB.

Kejadian berawal saat korban dan teman- temannya melintasi lokasi kejadian. Tiba-tiba tiga pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Fino warna putih memepet sepeda motor korban dan menusukkan senjata tajam dibagian leher.

“Kejadiannya sekitar jam 03.10 WIB pak. Saat itu, saya dan korban berboncengan hendak pulang ke rumah, Dwikora. Saat melintasi lokasi, kami berpapasan dengan motor Fino, mereka bonceng tiga. Mereka memepet dan mengayunkan sajam. Korban melompat dari motor,” jelas rekan korban, FS (17) kepada petugas piket.

FS menambahkan, dua pelaku mengejar korban dan langsung mendekati dan mengayunkan celurit dan golok.

“Melihat mereka mengayunkan celurit, saya langsung lari ke arah Talang Kerangga dan sembunyi di gedung Aeki. Ketika saya pikir aman, ternyata korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Dilokasi yang sama, RD (22) menjelaskan, dirinya sempat melihat tiga pelaku menggunakan motor Fino langsung membacok menggunakan celurit dan golok.

“Saya lihat korban dikejar tiga orang dan langsung dibacok dengan golok dan celurit,” ujarnya.

Kapolsek IB I Palembang, Kompol Roy A Tambunan membenarkan kejadian tersebut.

“Begitu mendapat laporan, anggota kami langsung ke lokasi untuk lakukan olah TKP. Korban juga sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk kepentingan visum et repertum. Kini kami masih menyelidiki lebih jauh kasusnya,” pungkas Kompol Roy A Tambunan, ketika diwawancarai wartawan online media ini.