MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Kms M Hutama Dinata (17) warga Jalan Tanjung Bakia, Perum Alfattah Residence, Kecamatan IB I Palembang ‘ sekarat’ akibat mengalami luka serius, pasca dikeroyok 15 orang, saat berada di Jalan Tasik, tepatnya depan rumah dinas Wali Kota Palembang, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, Minggu (4/1/2026) sekira pukul 23.00 WIB.
Didampingi penasehat hukumnya, M Aminuddin, didampingi R Gusti menjelaskan, saat ini kliennya masih terbaring di rumah sakit, akibat luka serius di sekujur tubuh.
“Awal mula kejadian, klien kami makan mie gacoan di sekitaran lokasi bersama temannya. Kemudian, temannya itu mengajak klien kami bertemu temannya yang lain. Sesampainya, terjadi keributan antara terlapor IK, UC dan teman-temannya. Klien kami mencoba melerai, namun malah menjadi sasaran terlapor dan teman-temannya,” ungkap Aminuddin.
Dikatakan petinggi dari Kantor Hukum PP Lawyers Nusantara itu, kliennya mencoba menyelamatkan diri dengan bersembunyi di dalam mobil, namun masih saja menjadi bulan-bulanan terlapor.
“Klien kami yang sempat sembunyi dalam mobil, ditarik, dipukuli hingga babak belur. Klien kita ini masih di bahwa umur dan merupakan santri di salah satu pondok pesantren di Palembang,” ujarnya.
Saat ini kliennya masih belum sadarkan diri dengan luka berat dalam perawatan rumah sakit swasta di wilayah Demang Lebar Daun Palembang.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan adanya laporan tersebut.
“Benar, laporan sudah diterima. Kini masih dalam penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.














