MATTANEWS.CO, SIANTAR – Suasana duka masih menyelimuti rumah Mara Salem Harahap, jurnalis yang tewas ditembak pada hari Sabtu (19/6/2021) dini hari.
Rumah duka di Jalan Rakhuta Sembiring Lorong 20 Kelurahan Naga Pita Kecamatan Siantar Utara Kota Siantar Sumatera Utara (Sumut), diwarnai tangis kesedihan dari keluarga yang ditinggalkan.
Raut wajah kesedihan Latifah br Hasibuan, masih tak bisa disembunyikan, walau melepas senyum ketika menyambut kedatangan rombongan Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Sumut, pada hari Senin (21/6/2021).
Latifah merasa sangat terpukul, dengan kepergian putranya yang tak wajar. Mara Salem Harahap, tewas ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di dalam mobilnya.
Latifah mengucapkan rasa terimakasih sebesar-besarnya kepada FWP dan wartawan se-Kota Medan, yang peduli atas kejadian yang menimpa anaknya.
“Saya berharap, Zulkifli (Ketua FWP Polda Sumut) dan kawan-kawan bersedia mendorong dan mengawal kasus tersebut, agar secepat mungkin bisa terungkap,” katanya.
Zulkifli yang juga didampingi Wartawan Senior FWP, Diurnawan menyampaikan rasa duka mendalam kepada Latifah, atas peristiwa yang dialami Mara Salem Harahap.
“Kami mewakili wartawan Kota Medan umumnya, FWP khususnya, datang hari ini sebagai bentuk turut berduka cita. Semoga ibu dan keluarga tetap diberikan kekuatan dan kesabaran,” ujar Zulkifli sambil menyerahkan uang duka kepada Latifah.
Rasa optimisme tersebut disampaikan Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Polda Sumut Zulkifli Tanjung.
“Kita percaya polisi mampu mengungkap itu. Cepat atau lambat, kita optimis tabir misteri itu segera terungkap,” ucapnya.
Usai menyampaikan niatnya, rombongan FWP pun berpamitan untuk kembali bertolak ke Kota Medan.
Sebelum meninggalkan rumah duka, Zulkifli sempat berjanji akan menggelar aksi di Polda Sumut, bersama rekan-rekan wartawan Kota Medan.
“Insyaallah nanti kita jadwalkan aksi di Polda Sumut, sebagai bentuk dukungan kepada Kepolisian untuk mengungkap secepatnya misteri kematian Mara Salem Harahap,” tutur Zulkifli.
Mara Salem Harahap sendiri adalah jurnalis dan Pimpinan Redaksi (Pimred) Laser NewsToday.
Korban tewas ditembak OTK tak jauh dari kediamannya, Nagori Karang Anyer Kabupaten Simalungun, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban diduga dihabisi, karena vokal memberitakan peredaran narkotika di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun.














