BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPOLITIK

Dinamika Pilkada 2024, Beredar Kabar Dipasangkan Dengan Mantan Bupati Tulungagung

×

Dinamika Pilkada 2024, Beredar Kabar Dipasangkan Dengan Mantan Bupati Tulungagung

Sebarkan artikel ini

* Ketua Gerindra : Belum Ada Komunikasi

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Ahmad Baharudin menepis isu kabar beredar dalam sepekan ini. Dirinya dipasangkan dengan Maryoto Birowo, Bupati Tulungagung periode 2018-2023 maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.

Pernyataan itu dikatakan Ahmad Baharudin saat ini masih menjabat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kepada awak media seusai mengikuti rapat paripurna di gedung setempat, Rabu (5/6/2024).

“Bagus sekali, Partai NasDem (Nasional Demokrat) sudah mendahului memberikan kesempatan kepada Mbah To (Maryoto Birowo) untuk maju dalam kontestasi Pilkada Tulungagung 2024. Sejauh ini saya belum ada komunikasi, maka hal itu tidak benar,” imbuhnya.

Ahmad Baharudin menambahkan dalam sepekan terakhir namanya disebut-sebut dipasangkan dengan Maryoto Birowo. Menurutnya, hal itu biasa dalam dinamika politik.

Partai Gerindra, lanjutnya, dalam menghadapi Pilkada 2024 akan selalu intens dalam komunikasi dengan partai-partai politik di Tulungagung.

“Sekali lagi saya katakan sejauh ini belum ada komunikasi dengan Pak Maryoto, akan tetapi jika berkomunikasi dengan partai-partai lain atau bakal calon kepala daerah (cakada) lain itu sudah intens berkomunikasi. Karena saya diperintahkan untuk selau komunikasi dengan partai lain yang ada di kabupaten Tulungagung begitu juga kepada bacakada. Ini nanti setelah Pilkada saya sebagai Ketua berkewajiban membuat Tulungagung tetap aman damai dan kondusif,” tandasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwasanya ia diperintahkan oleh partai untuk maju dalam kontestasi Pilkada Tulungagung 2024.

Meskipun demikian, jelas dia, dalam persiapan kontestasi tersebut ia mengaku belum mengantongi rekomendasi sebagai bakal cakada partainya.

“Jadi begini, kemarin itu saya mendapatkan tugas dari partai agar maju dalam kontestasi Pilkada Tulungagung nanti, tapi belum tahu apakah nanti sebagai calon bupati atau calon wakil bupati,” terangnya.

Pada intinya, sambung dia, akan berkoalisi dengan siapa, nanti baik partai A atau B dan otomatis jika nanti berkoalisi dengan partai pemenang, maka harus tahu diri.

“Dan untuk sebagai wakilnya karena partai pemenang di Tulungagung itu PDI Perjuangan nomor dua PKB, dan saya sadar partai Gerindra bukan sebagai partai pemenang di Tulungagung. Dengan demikian tidak mematok sebagai calon bupati, paling penting saya siap maju dalam kontestasi Pilkada nanti,” tuturnya.

Menurut Ahmad Baharudin, berbicara rekomendasi Partai Gerindra kapan diumumkan sebenarnya hal itu tergantung dari kesiapan berpasangan.

“Sudah saya pernah tanyakan kapan rekomendasi partai keluar, Insya Allah sebelum Hari Raya Idul Adha nanti, tapi sebelumnya kami akan menggelar Rapimcab Partai Gerindra Tulungagung,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, akan memberikan mandat kepada calon yang akan diusung Partai Gerindra.

“Tujuannya agar segera secepatnya mencari pasangan, sedangkan kami juga menunggu dari partai lain yang akan koalisi menyodorkan sosok figur yang akan dicalonkan, dan siapa itu nanti kami masih menunggu,” pungkasnya.