MATTANEWS.CO, SEKAYU (MUSI BANYUASIN)— Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat, khususnya pihak sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan tim dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terkait pemberian bantuan perangkat internet satelit Starlink.
Imbauan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai oknum yang mengaku sebagai bagian dari tim kementerian tersebut dan menawarkan bantuan layanan internet satelit kepada sejumlah sekolah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin, Daud Amri, mengatakan bahwa dalam praktiknya, oknum tersebut meminta sejumlah uang kepada pihak sekolah dengan alasan biaya pemasangan maupun aktivasi perangkat sebagai syarat untuk memperoleh bantuan layanan internet.
“Berdasarkan informasi yang kami terima, ada pihak yang mengaku sebagai tim dari Komdigi yang menawarkan bantuan layanan internet satelit kepada sekolah. Dalam modusnya, mereka meminta biaya pemasangan dan aktivasi kepada pihak sekolah,” ujar Daud, Senin (16/3/2026).
Daud menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Kominfo maupun instansi pemerintah terkait tidak pernah memungut biaya dalam bentuk apa pun kepada sekolah atau masyarakat dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah.
Menurut dia, setiap program resmi pemerintah selalu disampaikan melalui mekanisme yang jelas, dilengkapi dengan surat resmi, serta dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah dan meminta sejumlah uang untuk mendapatkan bantuan, masyarakat harus berhati-hati dan tidak langsung mempercayainya,” kata Daud.
Dinas Kominfo Musi Banyuasin mengimbau pihak sekolah maupun masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran bantuan yang tidak disertai dokumen resmi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan pembayaran atau transfer dana kepada pihak yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.
Apabila menerima informasi terkait program bantuan di bidang telekomunikasi atau internet, pihak sekolah diharapkan melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Musi Banyuasin.
Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi penipuan dengan modus serupa.
Daud menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan literasi digital di tengah masyarakat agar semakin cermat dalam menyaring informasi serta tidak mudah terjebak dalam berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.
“Melalui literasi digital, kami berharap masyarakat semakin memahami cara mengenali informasi yang benar serta dapat bersama-sama mencegah terjadinya penipuan digital,” pungkasnya.














