BERITA TERKINI

Dinkes Sumsel : Pasien RSMH Palembang Negatif Virus Corona

×

Dinkes Sumsel : Pasien RSMH Palembang Negatif Virus Corona

Sebarkan artikel ini

Reporter : Vitor

PALEMBANG, Mattanews.co – Pasien Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH/ Palembang yang diduga terjangkit Virus Corona kini sudah bisa bernapas lega.

Dari hasil penelitian sampel di Litbangkes Jakarta, pasien bernama THO tersebut dinyatakan negatif Virus Corona.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan (Sumsel) Lesty Nuraini, saat menggelar konferensi pers di Aula Dinkes Sumsel, Senin (24/2/2020).

“Dari hasil sampel, pasien THO yang dirawat di RSMH Palembang dinyatakan negatif Virus Corona,” ujarnya kepada para awak media.

Diakuinya, adanya dugaan pasien THO terjangkit Virus Corona membuat resah warga Sumsel.

Terlebih THO punya riwayat perjalanan ke Malaysia dalam rangka kontrol sakit jantungnya.

Karena, Malaysia menjadi satu dari 15 negara yang dinyatakan terjangkit Virus Corona.

“Dia dirawar di RS Charitas Palembang, dirujuk ke RSMH Palembang dan dilakukan prosedur pengawasan,” ucapnya.

Namun saat diperiksa, pasien berusia 60 tahun tersebut, tidak ada indikasi demam tinggi, bahkan panas tubuhnya normal.

Pasien hanya mengalami sesak nafas dan didiagnosa mengidap Pneumonia akibat bakteri.

“Setelah tanggal 17 Februari 2020 dirujuk, lalu 2 hari kemudian diambil sampelnya oleh BPLK Sumsel dan sampelnya dikirim ke Litbangkes Jakarta,” katanya.

Pada tanggal 20 Februari 2020, hasil penelitian sampel sudah dikirim kembali ke Dinkes Sumsel dan hasilnya dinyatakan negatif.

Untuk lebih memastikan, pada tanggal 23 Februari 2020, pasien THO kembali diambil sampel lagi, salah satunya sampel darah.

“Hari ini hasil sampelnya sudah dikirim ke Palembang dan tetap hasilnya negatif,” ujarnya.

Dia menegaskan, pasien THO tidak terinfeksi Virus Corona. Informasi ini diharapkan bisa disebarluaskan ke masyarakat, agar tidak merasa cemas lagi.

Sejak akhir Desember 2019, Virus Corona menyebar di Wuhan Tiongkok. Bahkan data terakhir sudah ada sekitar 78.811 kasus dan banyak yang meninggal dunia.

“Kita sudah ada tim gerak cepat di Sumsel, untuk melaksanakan pencegahan dan penanggulangan Virus Corona,” katanya.

Gubernur Sumsel Herman Deru pun sudah menginstruksikan ke seluruh kepala daerah di 17 Kabupaten/kota, agar menggerakkan dinas terkait untuk melakukan pencegahan dan pengendalian dugaan Virus Corona.

Seperti menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit digunakan sebagai rujukan jika terjadi kasus.

Untuk tenaga kesehatan yang menjalani tugas, juga harus dilindungi dengan alat lengkap.

“Edukasi sosialisasi kepada msyrkt agar tidak panik. Cuma kita tetap waspada. Gubernur Sumsel berpesan agar masyarakat harus menjaga kesehatan,” ujarnya.

Untuk mencegah terjangkitnya Virus Corona, dia menghimbau warga Sumsel akan hidup sehat.

Seperti mengkonsumsi makanan yang sehat, minum air putih banyak, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Terutama saat tangan menyentuh hidung, mulut dan mata.

“Jika berada di keramaian, gunakan masker. Namun harus dihindari kontam dengan orang yang punya riwayat perjalanan ke lokasi yang terjangkit,” ucapnya.

Editor : Nefri