Reporter : Rachmat
KAYUAGUNG, Mattanews.co – Setelah dilakukan visum terhadap Melinda Zidemi yang ditemukan tewas di areal perkebunan PT PSM Divisi III Blok F19 Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) beberapa hari lalu,
hasil dokter forensik Polda Sumatera Selatan, menyimpulkan kematian wanita lulusan sarjana Theologi ini mengalami patah tulang lidah, akibat dicekik pada bagian leher, sehingga korban tidak dapat bernafas.
“Dari hasil visum dokter forensik, korban mengalami patah tulang lidah karena kuatnya tekanan cekikan leher. Akibat tulang lidah patah inilah penyebab korban sulit bernafas,” ungkap Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi Rabu (27/03/2019).
Ia membeberkan, dari visum ini juga diketahui, terdapat sejumlah luka memar bekas cekikan di leher, bagian kepala dan wajah, juga di punggung belakang terdapat luka memar bekas diseret pelaku.
“Terdapat beberapa luka memar di tubuh korban, diantaranya di bagian leher, kepala, hingga punggung belakang korban, yang diduga luka memar bekas diseret pelaku,” jelasnya.
Supriadi membenarkan dugaan pemerkosaan sebelum korban meninggal lantaran di tubuh korban terdapat sperma pelaku,
“Sebelum meninggal, ternyata korban diperkosa lebih dulu. Forensik menemukan cairan sperma pelaku di tubuh korban,” ujarnya.
Keseriusan ungkap kasus ini sendiri terlihat dari operasi gabungan dari Polres OKI, Jatanras, Inafis, Labfor dan K9 Polda Sumsel turut ambil bagian.
Kapolres OKI Donni Eka Syaputra meminta pelaku pembunuhan Melinda Zoni (24) menyerahkan diri. Ia mengatakan, kepolisian akan bertindak tegas jika himbauan tidak diindahkan,
“Sejumlah petunjuk sudah kami dapatkan, termasuk juga pendalaman personal yang dicurigai. Secepatnya kasus ini selesai. Kepada pelaku, menyerahkan diri lebih baik, daripada ditindak tegas,” tandasnya.
Editor : Selfy














