BERITA TERKINIPemkab Muba

Disambangi Ketua TP PKK Sumsel, Kader Muba Diminta Lindungi Remaja dari Narkoba

×

Disambangi Ketua TP PKK Sumsel, Kader Muba Diminta Lindungi Remaja dari Narkoba

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, SEKAYU- Punya Rumah Cinta, Toko PKK Serasan, hingga Koperasi Permata Bunda. Sederet inovasi PKK Muba dipamerkan ke Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru saat kunker, Rabu (6/5/2026). Bukan sekadar silaturahmi. Kunjungan Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia ke Sekretariat PKK Muba, bawa misi pembinaan dan evaluasi.

Febrita menyebut kunker ini jadi ajang silaturahmi sekaligus evaluasi. “Ini momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi, bertukar pengalaman, serta pembinaan dan evaluasi Gerakan PKK di Muba,” ujarnya.

Ia tekankan 6 tujuan kunker: pembinaan 10 Program Pokok PKK, gali potensi daerah, kenali masalah daerah, tekankan pemberdayaan keluarga, sosialisasi Hasil Rakernas X 2025, dan aktifkan Dasawisma sebagai ujung tombak.

*Empat arahan Febrita:*

1. *Bidang I*: Perkuat PAAREDI dan lindungi remaja dari narkoba, Judol, Pinjol.

2. *Bidang II*: Pastikan pendidikan anak dan aktifkan usaha kreatif lewat Rumah Dilan dan Kampung Mandiri.

3. *Bidang III*: Galakkan AKU HATINYA PKK terintegrasi GSMP untuk ketahanan pangan keluarga.

4. *Bidang IV*: Jaga kesehatan lewat Posyandu, PHBS, dan peduli lingkungan.

Sementara itu, Ketua TP PKK Muba Hj Patimah Toha sambut kunjungan itu sebagai motivasi. “Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi menggerakkan 10 Program Pokok PKK di Bumi Serasan Sekate,” kata Patimah.

Ia laporkan capaian unggulan Muba: Rumah Cinta sebagai layanan terpadu keluarga, Toko PKK Serasan etalase Kain Gambo Muba, program Ketapang Mas dan GSMP Menyala, TPA Permata Hati, Koperasi Permata Bunda, Bank Sampah, dan Posyandu 6 SPM di Rumah Cinta Sekate.

Patimah tegaskan semua capaian berkat sinergi. “Ini bukti nyata kolaborasi lintas sektor dengan OPD dan CSR Bank Sumsel Babel. Kami mohon arahan Ibu Ketua agar PKK Muba semakin maju,” pungkasnya.

Editor: Desta Nur Khoiriyah