Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Pendapatan Asli Daerah (PAD), dibidang perparkiran sangatlah membantu dalam mengatasi masalah keuangan. Oleh karena itu, Dishub Kota Palembang mulai akan menata kembali masalah perparkiran tersebut.
“Dalam 3 bulan terakhir ini saja sudah lebih dari Rp 2 M lebih PAD parkir. Sekarang sedang dikaji ulang mengenai tarif terbaru di pemerintahan,” jelas Kepala Bidang (Kabid)pegawasan dan pengendalian lalu lintas Kota Palembang Dinas perhubungan Marta Edison saat ditanyai usai kegiatan sosialisasi perparkiran di hotel 101, Rabu (10/04/2019).
Ia juga menambahkan kegiatan ini juga dihadiri oleh pihak kepolisian, juru parkir di Palembang serta berbagai SKPD terkait lainnya. Guna menjalani regulasi dengan cepat dan tepat nantinya.
Sekarang sudah ada sebanyak 700 titik parkir di Palembang. Dimana disetiap titik ada sebanyak 3 orang. Satu orang juru parkir dan 2 orang pembantu. Jadi sebanyak 2100 orang yang harus mengerti secara utuh mengenai perparkiran ini.
Setiap titik parkir akan diberikan surat tugas yang akan diperbarui setiap 6 bulan sekali. Id card dan seragam juga akan kita berikan. Tapi bagi juru parkir pemula akan diberikan 1 bulan percobaan dulu,” kata dia.
Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh sebanyak 200 juru parkir serta perangkat daerah. Diharapkan semua yang hadir bisa mengimplementasikan semua ilmu yang diberikan oleh Narsum baik dari pihak kepolisian maupun dari Dishub sendiri.
“Tarif akan kita tingkatkan. Tarif progresif, dan tarif kawasan guna meningkatkan PAD nantinya,” jelas dia.
Editor : Anang














