BERITA TERKINI

DLH Tulungagung Identifikasi dan Inventarisasi Ratusan Pohon Rawan Tumbang di Wilayah Kecamatan Kauman

×

DLH Tulungagung Identifikasi dan Inventarisasi Ratusan Pohon Rawan Tumbang di Wilayah Kecamatan Kauman

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur melalukan identifikasi dan inventarisasi ratusan pohon rawan tumbang di wilayah Kecamatan Kauman setempat, Selasa (12/9/2023).

Hal ini dilakukan sebagai wujud implementasi Sistem Inventarisasi Pohon Tepi Jalan (Sista Polan) yang telah dilaunching oleh DLH Kabupaten Tulungagung beberapa pekan lalu.

Saat dijumpai, Kepala DLH Kabupaten Tulungagung Drs. Santoso, M.Si., melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan Reni Fatmawati, S.T., M.T., mengatakan pihaknya bersama stakeholder terkait melakukan upaya pelestarian dan perlindungan pohon tepi jalan di wilayah Kecamatan Kauman.

“Iya benar, tadi kami bersama PLN ULP Tulungagung, BPBD, dan UPT Pemeliharaan jalan dan jembatan dibantu pengamanan dari Polsek Kalangbret, Koramil 0807/13 Kauman, Kecamatan Kauman di dampingi Perangkat Desa Batangsaren melakukan aksi bersama penanganan pohon rawan tumbang jenis trembesi sebanyak 3 pohon,” ucap Reni di ruang kerjanya.

Selain itu, Reni menambahkan dari hasil identifikasi dan inventarisasi dengan menggunakan Sista Polan untuk di wilayah Kecamatan Kauman terdapat 258 pohon rawan tumbang dan 72 pohon yang mengganggu saluran udara tegangan menengah 20 KV.

“Untuk itu perlu penanganan bersama, kolaborasi stakeholder terkait dalam penanaganannya,” tambahnya.

“Kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap, dan kami jadwalkan setiap hari Selasa,” imbuhnya.

Lebih lanjut Reni menjelaskan setelah dilakukan identifikasi dan inventarisasi tersebut pihaknya akan memperoleh gambaran terkait kondisi pohon tepi jalan.

Dari data yang diperoleh itu, sambung dia, perlu dilakukan upaya tindaklanjut terhadap penanganannya dengan melibatkan perangkat kecamatan maupun desa dan stakeholder terkait.

“Tahap awal kegiatan ini kami lakukan di wilayah Kecamatan Kauman dengan menggandeng stakeholder terkait,” terangnya.

“Di desa Batangsaren ada 2 titik yakni di sebelah barat RSI dan 1 sebelah timurnya,” sambungnya.

“Kami juga melihat di deretan itu ada 11 pohon trembesi yang kondisinya rawan tumbang. Maka, perlu dilakukan penanganan bisa di potong atau kalau dipandang masih kokoh dan kuat hanya akan dilakukan pemangkasan,” pungkasnya.