* Terkait niat tulus karyawan pempek yang ingin kembalikan handphone sang dokter, namun malah justru dituduh mencuri
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dokter gigi Puskesmas 23 Ilir, Iftitah alias Titah didampingi penasehat hukumnya, A Rilo Budiman dan rekan, akhirnya sepakat berdamai dengan karyawan pempek, Hermanto (50), yang menemukan ponsel kliennya saat terjatuh di Jalan Datuk M Akib, Kelurahan 24 Ilir Palembang, beberapa waklu lalu, Jumat (27/12/2024).
Perdamaian tersebut berlangsung diruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Palembang, dikomandoi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Palembang, MGS H Syaiful Padli ST MM.
“Alhamdullilah Komisi IV DPRD Kota Palembang dihadiri dari pihak Dinkes, dr Fauziah serta kedua belah pihak keluarga dr Iftitah Nurisah dan Hermanto hadir semua guna membahas permasalahan yang viral dimedsos tersebut,” terang MGS H Syaiful Padli ST MM, didampingi Budi Mulya SH MH, Andri Adam SH MH, Yustin Kurniawan Z kepada wartawan.
Syaiful menjelaskan, lebih kurang satu jam lebih duduk bersama membahas vidio viral di medsos atas tudingan mencuri terhadap karyawan pempek, menyepakati perdamaian dan tidak akan saling menuntut.
“Dalam suasana kekeluargaan yang kami fasilitasi ini, akhirnya mengeluarkan keputusan sepakat damai dan mengakhiri perselisihan ini, hanya miss komunikasi saja,” ujarnya.
Syaiful Padli menambahkan, pihaknya berterima kasih atas kehadiran kedua belah pihak, yang telah memenuhi undangan Komisi IV.
“Semoga dengan perdamaian ini, kedepan akan lebih baik lagi,” bebernya.
Sementara dr Iftitah Nurisah, didampingi Penasehat Hukum (PH)nya, A Rilo Budiman SH mengatakan, peristiwa ini hanya karena Miss Komunikasi saja.
“Ini Miss Komunikasi saja, sudahlah tidak usah lihat kebelakang lagi. Yang penting kita sepakat berdamai dan tidak saling melapor. Kita tidak ada maksud lain, hal yang sudah tersebar luaskan, intinya kita sepakat kedepan untuk lebih baik lagi” papar Rilo Budiman mendampingi dr Titah.
Dilokasi yang sama, Hermanto, karyawan pempek, mengatakan bersyukur kejadian ini berakhir damai secara kekeluargaan.
“Itikad saya awalnya damai saja pak,” katanya.
Ditambahkan pihak keluarga Hermanto, mudah mudahan ini menjadi pelajaran buat kita semua.
“Terima kasih untuk Komisi IV DPRD Kota Palembang yang telah mempertemukan kami. Ini menjadi pelajaran berharga buat kami,” tukas H Koswara Pratama.














