Dokter Mundur Dari RSUD, Mananwir : Bupati Fakfak Harus Tanggung Jawab!

MATTANEWS.CO, FAKFAK – Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay Papua Barat Mananwir Paul Finsen Mayor menyatakan Bupati Fakfak harus bertanggung jawab terkait adanya dua dokter di RSUD yang mengundurkan diri.

“Bupati Fakfak harus bertanggung jawab! Bagaimana pun masalah ini diselesaikan agar kedua dokter kembali bisa melayani masyarakat lagi di RSUD,”katanya kepada Mattanews.co Kamis, (5/8/2021).

Bacaan Lainnya

Dia menyatakan itu, mengatasnamakan masyarakat Adat Papua. Sekali lagi dia mendesak Bupati Fakfak untuk bertanggung jawab.

“Karena Bupati Fakfak bertanggung jawab memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat! Sesuai dengan sumpah jabatannya,”tegasnya lagi

Dia pun berencana akan meminta Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak untuk segera menghubungi Bupati. Hal itu agar melakukan mediasi sehingga ada titik temu penyelesaian masalah ini.

“Dewan Adat Papua Wilayah III Doberay Papua Barat sebagai rumah besar masyarakat Adat Papua akan memantau perkembangan kasus ini,” tuturnya

Dia melakukan itu disebutkan kondisi Covid-19 yang tinggi sekarang RSUD tentunya harus memiliki tenaga medis. Namun sekarang justru dua dokter spesialis penyakit dalam mengundurkan diri tentunya itu akan berdampak besar bagi masyarakat.

“Karena harga nyawa manusia lebih mahal dari pada masalah pribadi atau persoalan seperti ini,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, lagi tingginya penyebaran Covid-19 di Indonesia, membuat tenaga medis sangat dibutuhkan. Namun dikabarkan ada dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Fakfak malah mengundurkan diri.

Berdasarkan informasi didapatkan Mattanewsco pengunduran diri itu dilakukan dua dokter spesialis penyakit dalam berinisial SR dan DR.

Saat dikonfirmasi kebenarannya Direktur RSUD Kabupaten Fakfak Dr, Karyani Kastella membenarkan, ada dua dokter di tempat mengundurkan diri.

Berdasarkan informasi didapatkan dari surat pengunduran diri dari DR. Lantaran karena masalah penghinaan terhadap dirinya.

Tetapi sampai berita ini diturunkan masih belum jelas apa maksud dari surat DR tersebut. Namun untuk alasan pasti, pengunduran diri itu belum diketahui jelas.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait