MATTANEWS.CO, KOTA MALANG – DPC PDI Perjuangan Kota Malang menerima berkas pengembalian dari beberapa Bakal Calon Wali Kota Malang, perlu diketahui sejak membuka pendaftaran dan penjaringan Bakal Calon Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang pada gelaran Pilkada 2024, Partai PDI Perjuangan banyak dilirik oleh tokoh masyarakat sebagai kandidat kepala daerah.
Tentunya Partai PDI Perjuangan menjadi magnet bagi para kandidat calon yang akan mengikuti kontestasi Pilkada 2024, sehingga pendaftaran yang dibuka mulai 15 Mei 2024 sampai 20 Mei 2024 ini mulai menjadi tujuan bagi para calon untuk mengikuti seleksi.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Tim 5 Panitia Pendaftaran Bacawali dan Bacawawali DPC PDI Perjuangan kota Malang Lea Mahdarina, Dirinya mengungkapkan bahwa hingga hari keempat, sudah ada sekitar enam orang kandidat yang telah mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC PDI Perjuangan.
“Sementara ini yang masuk sudah mendaftar enam orang dan yang sudah mengembalikan berkasnya tiga orang,” ucap Lea, di kantor DPC PDI Perjuangan kota Malang,
Dalam hal ini, Lea juga menyampaikan bahwasanya kewenangan dari Tim 5 hanya untuk menerima berkas pendaftaran para kandidat yang mendaftar dan tidak melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas yang ada.
“Tim 5 ini tidak verifikasi atau apa, karena tim 5 ini ditugaskan oleh DPC perjuangan untuk menerima berkas-berkas saja, menerima pendaftaran aja. Selanjutnya setelah penutupan, saya akan melaporkan hasil yang ada di lapangan ini untuk diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh DPC,” ungkap Lea, yang juga anggota DPRD Kota Malang, pada Sabtu (18/5/2024).
Sementara itu, salah satu kandidat Bacawali, Imam Supandi mendatangi kantor DPC PDI Perjuangan kota Malang diantar oleh para relawan untuk mengembalikan formulir pendaftaran.
“Hari ini pengembalian berkas ya, persyaratan saya semuanya lengkap sudah dengan SKCK walaupun di sini tidak minta tapi kami siapkan semuanya,” terang Imam Supandi.
Dirinya menyatakan bahwa alasan mendaftar di PDI Perjuangan karena menilai PDI Perjuangan mempunyai kesamaan visi dalam membela kepentingan masyarakat kecil.
“Pada intinya ada perubahan di kota Malang yang selama ini saya lihat kurang mengena kepada masyarakat di bawah. Kami kebetulan dari masyarakat kecil dari latar belakang penjual koran, kami tahu persis pergerakan di bawah bagaimana kehidupan rakyat itu di bawah itu perlu diperhatikan oleh kita semuanya,” ujar Imam Supandi.
Disinggung soal visi misi dalam pencalonan, Imam Supandi mengungkapkan bahwa dirinya ingin mengentas kemiskinan, meningkatkan perekonomian, dan menekan angka pengangguran di kota Malang.
“Visi misi ke d sudah jelas. Ada tiga poin yang saya kembangkan dan yang saya tekankan di pemerintahan saya, Insyaallah kita menang, karena suara PDIP sudah jelas, suara saya sudah jelas, kalau ini dua suara dipadukan, saya yakin kota Malang akan saya pimpin dengan baik,” tukasnya.














