MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Permendesa PDTT Nomor 15 Tahun 2021 terbit sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa, pengelolaan kegiatan dana bergulir masyarakat eks program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan wajib dibentuk menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), hari ini melaksanakan kegiatan sosialisasi tingkat kabupaten dalam persiapan transformasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) menjadi bumdes bersama. Hal itu diungkapkan Nono Juhana, Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa DPMD, Senin (11/04/2022).
” Sesuai amanat dari PP 11, Permendes 15, bahwa UPK wajib tranformasi dua tahun semenjak PP itu diberlakukan atau di undangkan,” jadi untuk tahapan-tahapannya harus dilakukan dari sekarang ujar Nono.
Menurut Nono UPK di Kabupaten Purwakarta tersebar di 16 Kecamatan, dimana dari ke 16 UPK itu baru satu yang sudah bergabung di bumdes bersama, yakni Kecamatan Kiarapedes.
” Akan tetapi mereka harus kembali melakukan proses dari awal lagi secara adminitrasinya, karena PP nya kan baru saja keluar,” kata Nono
Sedangkan saat ditanyakan soal sanksi apabila ada salah satu dari UPK yang menolak untuk bergabung dengan Bumdesma. Nono mengatakan, itu tergantung langkah awalnya dulu.
” Nanti akan di review dulu, kalau misalkan mereka melakukan review melalui inspektorat. Itu nantinya akan ada perlakuan khusus, ada perbedaan. Misalkan kalau tidak melakukan review pada tahap awal, sebelum sosialisasi tingkat kecamatan, sosialisasi musyawarah desa dan sosialisasi musyawarah antar desa. Mereka tetap harus melaksanakan aturan PP 11 itu, dan itu wajib,” jelas Nono.
Kemudian, terkait dana yang mengendap atau sedang di jalankan oleh 16 UPK di kabupaten purwakarta sari laporan terakhir yang didapat sampai saat ini sekitar 46 Miliar.
” Itu data terakhir laporan yang kami terima, nanti akan kita cek lagi realnya berapa,” pungkas Nono.














