BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

DPRD Kota Malang Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi RTH di Jalan Soekarno – Hatta

×

DPRD Kota Malang Desak Pemerintah Kembalikan Fungsi RTH di Jalan Soekarno – Hatta

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, MALANG – Rampungnya proyek drainase milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang bukan berarti tidak meninggalkan PR, salah satu tentang pengembalian fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Pembangunan infrastruktur dengan mengorbankan penebangan pepohonan harus segera dikembalikan agar udara di Kota Malang tidak semakin panas.

Hal itu menjadi sorotan tajam DPRD Kota Malang agar pemerintah segera melakukan tindakan nyata terhadap fungsi penghijauan sesuai yang telah dijanjikan.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhitta mengatakan bahwa setiap pembangunan infrastruktur tentunya ada konsekuensinya, namun harus disertai pertanggungjawaban, seperti pembangunan drainase yang berdampak dengan penebangan pohon juga harus dikembalikan seperti semula.

“Jadi pemerintah wajib mengembalikan fungsi lingkungan, kalau Provinsi tidak bisa ya Pemkot yang harus ambil alih, itu sudah tidak ada toleransi ya karena pohon itu kebutuhan Kota Malang harus tetep ada segera dikembalikan,” jelasnya, Sabtu (24/1/2026).

Bahkan politisi PDI-P juga menolak segala bentuk tehnis tidak memungkinkan untuk alasan pembenaran dalam upaya menghilangkan penghijauan.

“Kalaupun penanaman pohon tidak bisa sekaligus, maka harus dilakukan secara bertahap, yang terpenting menepati janjinya, jangan dipukul rata tidak bisa, seakan-akan dijadikan tata ruang kota,” ujarnya.

Menurutnya, Kota Malang telah mengalami dampak serius akibat berkurangnya ruang hijau, ini menjadi ancaman serius dan tidak bisa dibiarkan.

“Ini tidak bisa diremehkan, pemerintah sudah waktunya mitigasi, ironis kalau kita dudataran tinggi tapi lingkungannya tidak bersahabat akibat kelalaian,” ungkap Mia.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Malang, Harvard Kurniawan menegaskan bahwa sorotan tajam dari Fraksi PDIP menyayangkan pemotongan pohon di Soekarno-Hatta akibat proyek drainase tidak bisa ditanami pohon kembali.

“Sangat disayangkan pemotongan pohon akibat proyek drainase kini tidak bisa ditanam kembali. Ini menjadi PR Pemkot agar udara di Kota Malang suhu panasnya tidak bertambah,” tegas Harvard.

Hardvad mencotohkan bahwa Pemerintah Kota Surabaya bisa menurunkan suhu panas tersebut melalui merawat pohon-pohon lingkungan kawasan tersebut.

“Kami berharap ada pertanggungjawaban yang sangat jelas, dan tidak ingkar janji baik dari Pemerintah Kota Malang maupun Pemerintah Provinsi untuk mengembalikan kembali pohon-pohon di Soekarno-Hatta,” tuturnya.

“Memang persoalan banjir harus kita selesaikan tetepi tidak pula mengorbankan yang namanya penghijauan yaitu untuk menjaga alam,” imbuh Harvard.

Lebih lanjut Harvard menyebutkan bahwa gorong-gorong juga tidak akan mampu menampung air sebanyak mungkin tanpa resapan tumbuhan dan pepohonan.

“Kami berharap tanggungjawab serius dari Pemkot Malang untuk mengembalikan pohon-pohon di Soekarno-Hatta itu entah apapun caranya, bagaimana solusinya yang jelas kami menginginkan sepanjang jalan tersebut teduh kembali,” tandasnya.