BERITA TERKINIHEADLINENUSANTARAPEMERINTAHAN

dr Andika Pimpin Federasi Nasional Berkuda Memanah Provinsi Aceh Periode 2026–2030

×

dr Andika Pimpin Federasi Nasional Berkuda Memanah Provinsi Aceh Periode 2026–2030

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, ACEH TAMIANG – dr Andika SA, Sp.PD, M.H.Kes, FINASM terpilih untuk memimpin Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah (FN PBM) Aceh masa bakti 2026–2030. Hal tersebut disampaikan pemegang mandat Musprov (Musyawarah Provinsi), yang juga salah satu pelatih tingkat sigap FN PBM Aceh, Agus Setiawan, Jum’at (18/9/2026).

“Acara Musprov Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah (FN PBM) Aceh masa bakti 2026–2030, telah dilaksanakan pada Senin (14/9/2026) lalu. Musprov berlangsung di Aula Dinas Ketahanan Pangan Aceh, Banda Aceh,” paparnya.

Dirinya dipercayakan untuk mengawal dan melaksanakan seluruh tahapan musprov guna memuluskan transisi kelembagaan tersebut.

“Langkah transformasi ini mengubah struktur organisasi di tingkat daerah. Sebelum transformasi, Pordasi menaungi seluruh cabang olahraga berkuda dalam lima komisi. Kini, disiplin berkuda memanah resmi berdiri sendiri sebagai federasi mandiri di bawah naungan Federasi Nasional Pordasi Berkuda Memanah Aceh,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua FN PBM Aceh dr Andika SA, Sp.PD, M.H.Kes, FINASM mengatakan, dinamika dan perjuangan komunitas olahraga berkuda memanah di Aceh yang dibangun secara mandiri sejak awal.

“Kita sudah berusaha mandiri dari awal untuk membangun lapangan berstandar nasional, bahkan sukses menyelenggarakan eksebisi PON 2024 di Aceh Tamiang. Namun, takdir berkata lain saat bencana banjir besar menerjang di akhir November 2025 yang menghabiskan seluruh fasilitas kita,” ujar dr Andika.

Ia memamparkan, pasca bencana tersebut, kepengurusan baru menetapkan sejumlah target strategis untuk membangkitkan kembali olahraga berkuda memanah di Bumi Serambi Mekkah. Fokus utama dalam waktu dekat mencakup pembentukan Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) di seluruh Aceh serta persiapan menghadapi PON Berkuda 2027.

“Partisipasi pada ajang tahun 2027 tersebut menjadi syarat krusial agar kontingen Aceh dapat mengamankan tiket berlaga pada PON 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Lewat kepengurusan baru ini, besar harapan olahraga berkuda memanah Aceh dapat kembali bangkit dan mengukir prestasi di tingkat nasional,” pungkas dr. Andika.

Untuk diketahui, Kegiatan berlangsung secara hybrid (tatap muka dan Zoom) serta dihadiri Ketua harian dan sekjend PBM pusat, perwakilan Dispora Aceh, Fespati Aceh, serta para penggiat Horseback Archery (HBA) dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Perwakilan yang hadir mencakup daerah Aceh Tamiang, Kota Langsa, Bireuen, Aceh Utara, Pidie, Aceh Tengah, Aceh Besar, Banda Aceh, Aceh Barat, Aceh Jaya, hingga Kota Sabang.

Penulis: Burhanuddin
Editor: Selfy