[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
* Sedikitnya 50 Ribu Butir Ekstasi dan 7,5 Kilogram Sabu Disita Aparat
MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dua pekan menyelidiki lokasi transaksi dan penyimpanan narkotika di Kota Palembang oleh jajaran BNNP Sumsel akhirnya membuahkan hasil. Anggota sukses mengamankan dua kaki tangan bandar, berinisial RM dan M, berikut barang bukti berupa 50 ribu butir pil ekstasi warna kuning logo granat dan rolex, serta 7,5 kilogram sabu. Kini kedua tersangka berdomisili Palembang, masih dalam pemeriksaan lebih lanjut, Senin (14/3/2022).
“Benar, awalnya kita menerima informasi dari masyarakat tentang seringnya terjadi transaksi atau pendatang yang keluar masuk di Komplek Kencana Damai, Jalan Pangeran Ayin Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang. Setelah diselidiki, ternyata lokasi tersebut merupakan tempat transaksi sekaligus penampungan narkoba, yang nantinya akan disebar di Sumsel,” jelas Kepala BNNP Sumsel, Brigjen Pol Djoko Prihadi SH, melalui Kabid Pemberantasan, Kombes Pol Agus Sudarno, saat press reelase.

Kepala BNNP Sumsel menjabarkan, dari pengerebekan anggotanya, turut diamankan RM dengan barang bukti narkotika.
“Awalnya kita tangkap RM. Lalu, ketika diinterogasi disebutlah pengendali narkoba tersebut berinisial M. Akhirnya, kita berkerjasama dengan BNN Babel, kita ringkus tersangka berinisial M di Desa Rebo Tanjung Ratu Sungai Liat Babel. Kini kita masih kembangkan lebih lanjut peranan kedua tersangka ini,” ujarnya.

Disinggung mengenai asal narkotika, Brigjen Pol Djoko Prihadi SH masih dalam penyelidikan. Mengenai peranan kedua tersangka, tidak lain RM merupakan kaki tangan dan M sebagai pengendail peredaran barang haram tersebut.
“Kita masih selidiki asal negara mana narkoba ini, namun kedua tersangka ini merupakan jaringan Palembang dan sedikitnya sudah enam kali transaksi di sepanjang bulan Januari hingga Maret 2022 ini,” paparnya.
Brigjen Pol Djoko Prihadi SH menjelaskan, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka.
“Masih ada beberapa orang lagi yang kami cari dan kami sudah terbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang). Identitasnya sudah kami kantongi, doakan agar mereka cepat tertangkap,” tegasnya.














