BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Dua Rumah Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 500 Juta

×

Dua Rumah Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Terbakar, Kerugian Diperkirakan Rp 500 Juta

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Dua unit rumah dinas milik Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kapuas Hulu hangus terbakar, Rabu (1/5/2024) pukul 18:30 WIB.

Saat di konfirmasi, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) Pramuka Peduli Kapuas Hulu Bambang menyampaikan peristiwa kebakaran terjadi pukul 18:30 WIB.

“Dari peristiwa tersebut, dua buah rumah dinas milik Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Hulu ludes terbakar oleh api,” jelas Bambang, kepada wartawan.

Ia menduga kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah dinas kesehatan akibat konsleting listrik.

“Diduga kebakaran akibat konsleting listrik,” ujar Bambang, usai memadamkan api bersama tim gabungan.

Bambang mengatakan, dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun dua buah rumah dinas ludes terbakar.

“Untuk kerugian belum bisa kita perkirakan,” tuturnya.

Ditambahkan Bambang, api baru bisa dipadamkan kurang lebih setengah jam.

“Kita memadamkan api bersama, BPBD, masyarakat, Polisi TNI dan pihak terkait lainnya,” pungkas Bambang

Sementara itu, Kapolsek Putussibau Utara, Iptu Jauhari, menjelaskan, penyebab kebakaran diduga korsleting listrik.

“Diperkirakan penyebab kebakaran tersebut berasal dari korsleting listrik di rumah dinas yang didiami oleh Yudi Hardi, dan dalan rumah itu terdapat tabung senapan angin PCP, sehingga memudahkan api menjalar ke rumah dinas didiami M. Faisal,” urai Iptu Jauhari.

Atas kejadian kebakaran tersebut, Kapolsek menambahkan, hanya kerugian materil.

“Berdasarkan keterangan Sekretaris Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, kerugian kurang lebih Rp 500 juta dan dipastikan tidak ada korban jiwa,” terangnya.

Sedangkan kronologi kejadiannya, jelas Jauhari, pada Rabu 1 Mei 2024 sekitar pukul 18.20 WIB, Mahdalena sedang melaksanakan sholat Magrib, tiba-tiba mendengar suara bunyi ledakan, di bagian belakang rumah yang didiami Yudi Hardi.

“Mahdalena menelpon suaminya M.Faisal, saat itu sedang membeli voucher, dan setelah itu Faisal langsung pulang ke rumah, melihat kobaran api, telah menjalar ke rumah mereka,” urainya.

Jauhari menyatakan bangunan rumah tersebut sebagian menggunakan bahan dasar kayu, serta perabotan rumah tangga yang mudah terbakar sehingga api cepat menjalar.

“Sekitar pukul 19.20 WIB, api dapat dipadamkan dengan menggunakan 5 (lima) unit Mobil Damkar milik BPBD Kabupaten Kapuas Hulu dan Yayasan Bakti Suci Putussibau,” pungkasnya.